Pasokan Bertambah, Harga Cabai Rawit di Kediri Turun
- 23 Jun 2026 06:07 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Harga cabai rawit merah dan cabai merah besar di Kediri mengalami penurunan, akibat pasokan bertambah di pasar. Hal tersebut berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Senin, 22 Juni 2026.
Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 rata-rata Rp36.000 turun Rp3.000 menjadi Rp33.000 per kilogram. Cabai rawit jenis Asmoro 043 harga Rp34.000 turun Rp3.000 menjadi Rp31.000 per kilogram.
Kemudian untuk cabai rawit jenis Prentol Tumi 99 harga Rp27.000 per kilogram, dan cabai rawit jenis Juwita 25 F1 harga Rp27.000 per kilogram. “Hari ini harga cabai rawit merah dan cabai merah besar turun, karena pasokan bertambah,” ucap Suyono, Ketua APCI Kabupaten Kediri.
Sementara harga grosir komoditas Cabai Merah Besar (CMB) jenis Gada EVO rata-rata Rp22.000 turun Rp2.000 menjadi Rp20.000 per kilogram. Cabai merah besar jenis Imola harga Rp20.000 turun Rp2.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, dan jenis Sandi 08 harga Rp17.000 per kilogram.
“Sedangkan harga cabai merah keriting di Kediri masih stabil dan pasokan di pasar juga masih tetap,” ucapnya. Harga Cabai Merah Keriting (CMK) varietas Boos Tavi harga Rp24.000 per kilogram, jenis Sibad 46 dengan harga Rp22.000 per kilogram.
Penyerapan cabai pada sektor industri melalui glower, cabai merah besar sebanyak 2 Ton, cabai merah keriting sebanyak 0,8 Ton dan cabai rawit merah sebanyak 2 Ton. Terdapat pengiriman cabai rawit merah dari Kediri ke Kalimantan sebanyak 2 Ton.
Pasokan aneka jenis cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri, untuk cabai merah besar dari wilayah Kediri dan Malang sebanyak 7 Ton. Untuk pasokan cabai merah keriting dari wilayah lokal Kediri dan Blitar sebanyak 1,5 Ton.
Dan pasokan cabai rawit merah dari wilayah Kediri, Malang dan Jawa Tengah sebanyak 14 Ton. “Ada pengiriman cabai rawit merah dari Kediri ke Kalimantan sebanyak 3 Ton,” kata Suyono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....