Harga Cabai Rawit Turun, Tertinggi Rp36.000 Per Kilogram

  • 21 Jun 2026 05:45 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Cabai rawit dan cabai keriting di Kediri mengalami penurunan harga, pengaruh dari daya beli masyarakat yang menurun. Hal tersebut berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Sabtu, 20 Juni 2026.

Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 rata-rata Rp42.000 turun Rp6.000 menjadi Rp36.000 per kilogram. Cabai rawit jenis Asmoro 043 harga Rp40.000 turun Rp6.000 menjadi Rp34.000 per kilogram.

Kemudian untuk cabai rawit jenis Prentol Tumi 99 harga Rp32.000 turun Rp5.000 menjadi Rp27.000 per kilogram. Dan cabai rawit merah jenis Juwita 25 F1 harga Rp32.000 turun Rp5.000 menjadi Rp27.000 per kilogram.

“Harga cabai rawit merah dan cabai merah keriting turun, meski pasokan cabai raiwt bertambah. Sedangkan harga cabai merah besar dan pasokan masih tetap, kondisi pasar sepi daya beli menurun,” ucap Suyono, Ketua APCI Kabupaten Kediri.

Untuk harga Cabai Merah Keriting (CMK) varietas Boos Tavi harga Rp27.000 turun Rp2.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. Dan cabai merah keriting jenis Sibad 46 dengan harga Rp25.000 turun Rp2.000 menjadi Rp23.000 per kilogram.

Sementara harga grosir komoditas Cabai Merah Besar (CMB) jenis Gada EVO rata-rata Rp23.000 per kilogram. Cabai merah besar jenis Imola harga Rp21.000 per kilogram, dan cabai besar jenis Sandi 08 harga Rp19.000 per kilogram.

Penyerapan cabai pada sektor industri melalui glower, cabai merah besar sebanyak 2 Ton, cabai merah keriting sebanyak 0,8 Ton dan cabai rawit merah sebanyak 3 Ton. “Terdapat pengiriman cabai rawit merah dari Kediri ke Kalimantan sebanyak 3 Ton,” ujarnya.

Pasokan aneka jenis cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri, untuk cabai merah besar dari wilayah Kediri dan Malang sebanyak 6 Ton. Untuk pasokan cabai merah keriting dari wilayah lokal Kediri dan Blitar sebanyak 1,5 Ton dan pasokan cabai rawit merah dari wilayah Kediri, Malang dan Jawa Tengah sebanyak 15 Ton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....