Musim Tanam Tembakau Dimulai, Petani di Jombang Kejar Target Luas Lahan
- 31 Mei 2026 14:25 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Memasuki musim tanam 2026, petani tembakau di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang mulai mempercepat persiapan budidaya untuk mengejar target perluasan areal tanam. Aktivitas pengolahan lahan dan pembibitan kini berlangsung di sentra-sentra produksi tembakau, terutama di kawasan utara Sungai Brantas yang menjadi basis utama komoditas tersebut.
Optimisme petani tahun ini meningkat seiring perkiraan kondisi cuaca yang dinilai lebih mendukung dibanding musim sebelumnya. Kondisi tersebut membuka peluang bagi petani untuk kembali menanam tembakau pada lahan yang sebelumnya beralih ke komoditas lain akibat tingginya curah hujan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Moch Rony, mengatakan luas tanam tembakau tahun ini berpotensi meningkat apabila kondisi cuaca tetap stabil selama musim budidaya berlangsung. Pemerintah daerah menargetkan luasan tanam dapat kembali berada pada kisaran normal.
"Beberapa tahun terakhir luas tanam sempat mengalami perubahan karena faktor cuaca. Jika kondisi musim berjalan sesuai perkiraan, kami optimistis luasan tanam tembakau bisa kembali mendekati target yang telah ditetapkan yaitu 6.500 hektare," ujarnya, Minggu, 31 Mei 2026.
Menurut Rony, pada musim sebelumnya sebagian petani memilih menanam padi dan palawija karena cuaca kurang mendukung untuk budidaya tembakau. Namun tahun ini, peluang pengembangan komoditas tersebut dinilai lebih terbuka sehingga minat petani mulai meningkat.
Ia menambahkan, Dinas Pertanian terus melakukan pendampingan kepada petani untuk menjaga kualitas budidaya sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen. Pendampingan tersebut juga mencakup pemanfaatan varietas unggul yang telah berkembang di Jombang.
"Kami terus mendorong petani agar menerapkan budidaya yang baik dan memanfaatkan varietas yang telah terbukti sesuai dengan karakteristik lahan di Jombang," katanya.
Selain pembinaan teknis, dukungan sarana produksi juga masih diberikan melalui berbagai program yang bertujuan membantu petani meningkatkan hasil usaha taninya. Bantuan tersebut diharapkan mampu menjaga efisiensi biaya produksi di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.
Sementara itu, sejumlah petani tembakau di wilayah utara Jombang mengaku saat ini masih berada pada tahap persiapan menjelang penanaman. Hingga Minggu, 31 Mei 2026, sebagian besar petani masih menyelesaikan pengolahan lahan, pembuatan guludan, serta perawatan bibit yang telah disemai sejak beberapa pekan terakhir.
Kurniadi, Salah seorang petani tembakau di Kecamatan Kudu mengatakan bibit yang disiapkan saat ini sudah memasuki fase siap tanam. Namun petani masih menunggu kondisi tanah benar-benar ideal setelah berkurangnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
"Sekarang fokus kami merawat bibit dan menyiapkan lahan. Sebagian lahan sudah selesai dibuat guludan, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mulai tanam supaya pertumbuhan tanaman lebih optimal," ujarnya.
Saat ini petani juga mulai menyiapkan kebutuhan pupuk dasar dan memperbaiki saluran drainase untuk mengantisipasi hujan yang masih sesekali turun pada masa peralihan musim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....