Peran Orang Tua, Kunci Masa Depan Anak Istimewa

  • 31 Mei 2026 04:08 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Dibalik masa depan anak yang cerah terdapat peran orang tua yang sangat besar dalam mengajarkan anaknya hingga mandiri. Terlebih anak istimewa yang tentunya memiliki hak yang sama, hak untuk mendapatkan masa depan yang cerah.

Dalam mendidik anak istimewa tentunya orang tua harus lebih perhatian terhadap anaknya, dibandingkan anak normal pada umumnya. Selain peran orang tua yang sangat penting, komunikasi terhadap guru disekolah dan terapis kesehatan agar selaras.

Dalam kesempatan Dialog Ruang Publik (Ruang Disabilitas) Live Studio RRI Kediri, Sabtu, 30 Mei 2026, Khisna Azizah, dari Direktorat Pemberdayaan Masyarakat/Pendamping DAYAMAS dan Ainur Rofiqoh, dari Bidang Penelitian dan Pengembangan KKG GPK Kabupaten Kediri menjelaskan, bahwa peran orang tua bagi anak istimewa sebagai fondasi utama masa depan anak. “Peran orang tua dalam menghadapi keberhasilan anak istimewa sangat penting, karena orang tua sebagai orang pertama yang peduli dan support system bagi anak itu. Selain itu point utamanya adalah orang tua harus bisa menerima apapun kondisi yang dialami oleh buah hatinya karena sampai dengan saat ini masih banyak orang tua yang tidak bisa menerima kondisi anak yang dialaminya” ujar Khisna.

Ia juga menyampaikan bahwa orang tua yang menjadi support system bagi anak istimewa memiliki berbagai macam tantangan. Penerimaan kondisi anak itu masih menjadi tantangan terbesar orang tua selain akses layanan kesehatan, pendidikan, sosial masih terus berbenah.

Selain itu Ainur Rofiqoh menjelaskan pola asuh dan pola pikir orang tua terhadap anak istimewa juga menjadi element yang harus dilakukan agar anak dapat tumbuh mandiri nantinya. Jika orang tua tidak menanamkan pola asuh dan pola pikir yang baik pada anak maka akan berdampak pada tumbuh kembang anak.

“Pola asuh dan pola pikir ini sangat penting dilakukan dan berpengaruh kepada anak. Nantinya jika tidak diterapkan maka akan berdampak pada anak akan mengalami pemalu, kurang percaya diri bahkan menjurus memiliki jiwa anti sosial” ucap Ainur.

Dalam menerapkan pola pikir dan pola asuh orang tua lebih baik tidak hanya berfokus pada nilai akademik saja, melainkan kemampuan adaptasi dan kemandirian harus diberikan kepada anak secara beriringan. “Untuk menerapkan pola asuh yang baik pada anak istimewa harus melihat kembali seperti apa kondisi sang anak, karena anak dengan berkebutuhan khusus sangat beragam. Jadi pola yang diterapkan baik itu kemampuan akademik, kemampuan adaptasi dan kemandirian harus seimbang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....