Penghijauan Desa di Jombang Diperkuat dengan Penanaman Pohon Tabebuya

  • 30 Mei 2026 20:52 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Upaya penghijauan di Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, diperkuat melalui penanaman pohon tabebuya yang digagas mahasiswa Kuliah di Luar Kampus Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KDLK MBKM) 2026 Kelompok 5 Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy), pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Program tersebut ditujukan untuk menambah tutupan vegetasi di kawasan permukiman sekaligus membantu mengurangi dampak suhu udara yang tinggi menjelang musim kemarau 2026.

Kegiatan ini berawal dari hasil observasi mahasiswa yang menemukan masih minimnya pohon peneduh di sejumlah area permukiman desa. Kondisi tersebut menyebabkan paparan panas matahari lebih terasa, terutama saat siang hari, sehingga memengaruhi kenyamanan warga dalam beraktivitas.

Selain itu, kebutuhan lahan terbuka untuk aktivitas pertanian dan penjemuran hasil panen membuat jumlah vegetasi di sekitar rumah warga relatif terbatas. Situasi tersebut mendorong mahasiswa untuk menghadirkan program penghijauan yang dinilai sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Ketua KDLK MBKM Kelompok 5 Universitas Hasyim Asy’ari, Afandi, mengatakan penanaman pohon tabebuya dipilih sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem.

“Kegiatan ini kami rancang sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai manfaat pohon bagi kehidupan. Keberadaan pohon tidak hanya berfungsi sebagai peneduh, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kualitas udara dan keseimbangan lingkungan,” kata Afandi.

Menurutnya, sebelum penanaman dilakukan, mahasiswa terlebih dahulu menggelar penyuluhan yang melibatkan perangkat desa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga menyerahkan 15 bibit pohon tabebuya untuk ditanam dan dirawat bersama oleh masyarakat serta pemerintah desa.

Upaya penghijauan di Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, diperkuat melalui penanaman pohon tabebuya yang digagas mahasiswa Kuliah di Luar Kampus Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KDLK MBKM) 2026 Kelompok 5 Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) (Foto : RRI/Kusuma)

Afandi menjelaskan, tabebuya dipilih karena memiliki kemampuan beradaptasi dengan kondisi cuaca panas dan kebutuhan air yang relatif rendah. Selain memberikan keteduhan, tanaman tersebut juga memiliki nilai estetika yang dapat mempercantik lingkungan ketika memasuki masa berbunga.

“Tabebuya merupakan jenis tanaman yang cukup sesuai dengan kondisi lingkungan di desa ini. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Upaya penghijauan di Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, diperkuat melalui penanaman pohon tabebuya yang digagas mahasiswa Kuliah di Luar Kampus Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KDLK MBKM) 2026 Kelompok 5 Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) (Foto : RRI/Kusuma)

Sementara itu, Kepala Desa Plandaan, Suratman, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam mendukung upaya penghijauan di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon merupakan investasi lingkungan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu lama. Kami berharap kesadaran masyarakat untuk merawat dan menambah vegetasi di sekitar tempat tinggal terus meningkat,” ucap Suratman.

Melalui program tersebut, mahasiswa berharap penghijauan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat dalam menjaga dan merawat lingkungan sekitar. Dengan bertambahnya jumlah pohon peneduh, kualitas udara dan kenyamanan lingkungan di Desa Plandaan diharapkan dapat semakin meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....