Tiga Kebakaran dalam sehari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

  • 30 Mei 2026 15:13 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Kebakaran pertama terjadi di rumah tinggal RT 01 RW 01 Dusun Sumberjo, Desa Sumberjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri
  • Insiden kedua, terjadi di kandang sapi RT 01 RW 09 Dusun Mojoroto, Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan
  • Peristiwa ketiga terjadi di lahan tebu RT 03 RW 03 Dusun Pilangbangu, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan

RRI.CO.ID, Kediri - Tiga peristiwa kebakaran rumah tinggal, kandang ternak, dan lahan pertanian tebu terjadi di wilayah Kabupaten Kediri pada Jumat, 29 Mei 2026. "Meski demikian, tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sesuai prosedur tanpa korban jiwa," kata PLT Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, dalam keterangannya Sabtu, 30 Mei 2026.

Kaleb merinci, kebakaran pertama terjadi di rumah tinggal RT 01 RW 01 Dusun Sumberjo, Desa Sumberjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Insiden ini berlangsung pukul 12.34 WIB sampai 13.23 WIB. Laporan masuk ke petugas pada pukul 12.32 WIB melalui warga setempat.

"Tim dari Pos Grogol tiba di lokasi 5 menit setelah berangkat, dan diketahui penyebab kebakaran diduga hubungan arus pendek listrik. Api pertama kali muncul di kasur dan tempat tidur," kata Kaleb.

Titik awal api, ungkap Kaleb, berada di stopkontak yang terhubung aliran listrik di atas tempat tidur. Pemilik rumah sedang beristirahat saat kejadian berlangsung. Pemadaman dilakukan dengan 1 unit kendaraan pemadam kapasitas 5.000 liter dan 5 personel. Api berhasil dipadamkan.

"Kerugian materi ditaksir Rp7,5 juta, sedangkan aset dan bangunan senilai sekitar Rp150 juta berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini," katanya.

Kebakaran kedua, imbuh Kaleb, terjadi di kandang sapi RT 01 RW 09 Dusun Mojoroto, Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan. Kejadian berlangsung pukul 18.38 WIB sampai 19.21 WIB. Laporan diterima pukul 18.06 WIB. Tim dari Pos Pare berangkat pukul 18.10 WIB dan tiba pukul 18.20 WIB.

"Api bermula dari pembakaran sisa pakan ternak di sekitar kandang. Api cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian kandang," katanya.

Saat itu, sebut Kaleb, pemilik kandang sempat berusaha memadamkan dengan alat seadanya hingga terkena sambaran api. Dua ekor sapi di dalam kandang terdampak. Pemadaman menggunakan 2 unit kendaraan pemadam dengan 5 petugas. Kerugian ditaksir Rp30 juta, meliputi kandang dan tumpukan pupuk pertanian di sebelahnya.

"Aset lain seperti mobil dan rumah senilai sekitar Rp300 juta berhasil diselamatkan. Satu orang mengalami luka bakar ringan, dua ekor sapi luka lecet," katanya.

Kebakaran ketiga, lanjut Kaleb, terjadi di lahan tebu RT 03 RW 03 Dusun Pilangbangu, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan. Kebakaran berlangsung pukul 16.23 WIB sampai 20.45 WIB. Lahan yang terbakar milik PG Mrican 1 hektare dan warga 4,5 hektare, dari total luas 5,5 hektare.

"Sumber api diduga puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pencari rumput. Kondisi daun tebu kering dan angin kencang membuat api cepat meluas," katanya.

Pada kejadian ini, Kaleb mengemkakan, pemadaman dilakukan selama berjam-jam menggunakan 1 unit kendaraan 5.000 liter dan 5 personel. Kerugian ditaksir Rp275 juta. Aset lain senilai Rp100 juta berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa.

Seluruh pemadaman dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur oleh Bidang Pencegahan Kebakaran. Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga untuk memeriksa instalasi listrik, berhati-hati saat membakar sampah atau sisa tanaman, serta tidak membuang puntung rokok di area dengan bahan mudah terbakar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....