Menjelang MPLS, Penyelesaian Gedung Sekolah Rakyat Jombang Dipercepat
- 25 Jul 2026 21:49 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Proses penyelesaian akhir sejumlah gedung prioritas di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Jombang terus dikebut menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan dijadwalkan pada 30 Juli 2026.
Terbaru, berdasarkan hasil verifikasi lapangan di kompleks Gedung Permanen Proyek Waskita/Kemensos, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, dan Rapat Pleno Tim Transisi pada Jumat siang kemarin, 24 Juli 2026, progres fisik tujuh gedung prioritas beserta fasilitas pendukungnya rata-rata telah mencapai 95-100 persen.
Ketujuh gedung tersebut adalah Gedung Sekolah Dasar (SD), Rusun Guru 1, Asrama Putri SMP, Asrama Putri SMA, Asrama Putra SMP, Asrama Putra SMA, Dapur Utama, dan Gedung Serbaguna. Jaringan utama penerangan dan instalasi air pun disebut telah terpasang dan tersambung.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, mengatakan waktu yang tersisa harus dimaksimalkan untuk mengejar penyelesaian tujuh gedung prioritas dan gedung serbaguna.
"Prioritas kami saat ini adalah memastikan tujuh gedung utama beserta gedung serbaguna rampung dan layak pakai tepat pada 30 Juli. Di samping itu, faktor keselamatan dan kenyamanan siswa selama berada di asrama juga menjadi perhatian yang setara pentingnya," ujar Agus, Sabtu, 25 Juli 2026.
Ia menambahkan, kenyamanan siswa di asrama tidak lepas dari kesiapan para tenaga pendamping, "Rasa aman anak-anak selama tinggal di asrama sangat bergantung pada lingkungan yang terjaga baik. Karena itu, urusan penerangan, toilet, sampai pengaman panel listrik wajib benar-benar selesai. Di luar sarana fisik, kami juga minta agar peran wali asrama dan wali asuh sudah berjalan baik sejak hari pertama anak-anak tinggal," jelasnya.
Sejumlah pekerjaan yang wajib dirampungkan PT Waskita Karya bersama PPK Kementerian PU sebelum 30 Juli di antaranya penyelesaian akhir toilet gedung dan asrama, pemasangan pelindung pada seluruh panel kelistrikan untuk mencegah bahaya bagi siswa, serta pengujian akhir atau commissioning fungsi aliran air dan titik penerangan di seluruh gedung prioritas. Sistem jaringan proteksi kebakaran utama disebut sudah siap, tinggal menunggu pemasangan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap gedung.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, menyebut koordinasi lintas lembaga terus berjalan setiap hari, "Kemensos, Dinsos Provinsi, Dinsos Kabupaten, dan pihak kontraktor kami pastikan berkoordinasi tiap hari agar seluruh hasil rapat pleno bisa dikerjakan sesuai target. Masih ada beberapa hal yang harus dituntaskan, misalnya perbaikan akhir sanitasi, saluran drainase, dan kelengkapan utilitas lain. Kami ingin semuanya benar-benar siap agar proses belajar-mengajar nanti bisa berjalan lancar," kata Agung.
SR Terintegrasi 1 Jombang merupakan bagian dari program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini akan menampung 270 peserta didik yang terbagi dalam tiga jenjang, yaitu SD, SMP, dan SMA, masing-masing 90 siswa. Seluruh siswa yang diterima berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 sebagai sasaran utama program.
Dengan percepatan penyelesaian gedung ini, penyelenggara berharap siswa dapat mengikuti MPLS dalam kondisi lingkungan yang aman dan nyaman, sekaligus memastikan proses belajar-mengajar di SR Jombang dapat dimulai tanpa hambatan berarti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....