Jombang Dorong Penggunaan Pupuk Organik di Sektor Pangan
- 24 Mei 2026 17:50 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang terus mendorong penggunaan pupuk organik di sektor tanaman pangan. Langkah tersebut difokuskan untuk mendukung budidaya padi sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Eko Purwanto mengatakan, pengadaan pupuk organik cair menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memperluas penggunaan pupuk organik di kalangan petani tanaman pangan.
“Tahun ini memang ada pengadaan pupuk organik cair untuk mendukung tanaman pangan, khususnya padi. Saat ini prosesnya masih tahap pengadaan,” ujarnya, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurutnya, pupuk dibuat dalam bentuk cair agar lebih mudah diterapkan petani di lapangan. Selama ini, metode penyemprotan dinilai lebih familiar dan praktis bagi petani dibanding penggunaan pupuk organik berbentuk padat.
“Petani umumnya lebih terbiasa menggunakan metode semprot. Karena itu bantuan dibuat dalam bentuk cair supaya penggunaannya lebih mudah diterima,” katanya.
Ia menjelaskan, bantuan pupuk nantinya tidak hanya difokuskan pada wilayah tertentu. Penyaluran akan disesuaikan dengan kondisi tanaman padi yang memenuhi syarat berdasarkan petunjuk teknis yang telah disusun pemerintah daerah.
“Selama ada lahan padi yang dinilai layak menerima bantuan, maka bisa diusulkan. Jadi tidak dibatasi hanya kecamatan tertentu,” jelasnya.
Dalam dokumen pengadaan, total volume pupuk organik cair yang disiapkan mencapai 12.150 liter dengan pagu anggaran sebesar Rp1.215.445.000 yang bersumber dari APBD 2026.
Dengan nilai tersebut, harga perkiraan pupuk berada di kisaran Rp100.000 per liter. Pemerintah daerah menegaskan bantuan ini bukan bagian dari pupuk subsidi nasional sehingga penyalurannya dilakukan terbatas kepada kelompok tani tertentu.
Eko menyebut pupuk yang diadakan harus memenuhi standar teknis dari Kementerian Pertanian, termasuk kandungan zat pengatur tumbuh (ZPT) yang mendukung pertumbuhan tanaman.
“Produk yang dipilih harus sesuai spesifikasi kementerian agar kualitas dan efektivitasnya benar-benar terjamin saat digunakan petani,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap penggunaan pupuk organik secara bertahap dapat membantu memperbaiki kondisi tanah pertanian sekaligus menjaga produktivitas tanaman pangan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....