Harkitnas 2026, Pemkab Jombang Gaungkan Keamanan Akses Ruang Digital Bagi Anak
- 20 Mei 2026 18:34 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sebagai momentum untuk menguatkan kesadaran tentang pentingnya ruang digital yang aman bagi anak.
Isu perlindungan generasi muda di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial ini menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam upacara Harkitnas ke-118 di Lapangan Pemkab Jombang, Rabu, 20 Mei 2026.
Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid. Dalam amanat tersebut, pemerintah menilai tantangan kebangsaan saat ini telah berkembang dari persoalan kedaulatan wilayah menuju penguatan penguasaan informasi dan transformasi digital.
“Kebangkitan nasional harus dimaknai sebagai proses yang terus bergerak mengikuti perkembangan zaman, namun tetap berpijak pada identitas bangsa. Saat ini tantangan kita tidak lagi sebatas menjaga wilayah negara, tetapi juga menjaga kedaulatan informasi dan menghadapi percepatan transformasi digital,” ujar Salmanudin.
Pemerintah juga menyoroti pentingnya perlindungan anak di ruang digital melalui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas. Kebijakan tersebut mengatur pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun pada platform digital yang dinilai berisiko tinggi.
“Sejak 28 Maret 2026, pemerintah mulai memberlakukan penundaan akses media sosial bagi anak usia di bawah 16 tahun pada platform digital tertentu. Langkah ini dilakukan agar anak-anak dapat tumbuh di lingkungan digital yang lebih sehat, aman, dan sesuai dengan tahap perkembangannya,” jelasnya.
Selain isu perlindungan digital, pemerintah turut menyinggung sejumlah program prioritas nasional, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan pemerataan kesejahteraan.
Pemerintah berharap seluruh program tersebut mampu menjadi fondasi dalam menciptakan generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan memiliki daya saing di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....