Harapan Baru Pertanian Indonesia Ada di Tangan Anak Muda
- 11 Mei 2026 11:15 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Di tengah terus menyusutnya lahan produktif pertanian di Indonesia, harapan untuk menjaga masa depan sektor pangan nasional dinilai masih terbuka lebar. Pengamat pertanian, Ir. Soekam Parwadi, menaruh optimisme besar kepada generasi muda Indonesia untuk membantu memajukan sektor pertanian nasional.
Menurutnya, peran anak muda sangat penting untuk membawa pertanian Indonesia menjadi lebih modern, maju. Serta mampu meningkatkan kesejahteraan para petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Soekam mengatakan, pembentukan generasi emas di bidang pertanian harus dimulai sejak usia sekolah. Ia mendorong hadirnya sekolah yang fokus pada bidang pertanian modern dengan dukungan teknologi terkini.
Tujuannya agar para pelajar dapat mempelajari berbagai sistem, metode, dan teknik pertanian secara lebih efektif. “Masa emas bisa dibentuk kepada generasi muda mulai dari usia sekolah. Harus ada sekolah yang fokus untuk pertanian dengan teknologi modern untuk mempelajari berbagai macam cara, sistem, dan teknik agar memudahkan para petani memproduksi dengan baik, cepat, mudah, dan berlimpah,” ujarnya kepada RRI, Senin, 11 Mei 2026.
Ia juga menilai pendidikan pertanian tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas saja. Tapi harus dibarengi dengan praktik langsung di lapangan agar para generasi muda memahami kondisi nyata sektor pertanian di Indonesia.
“Sekaligus juga untuk praktik langsung di lapangan atau lahan yang ada, bahkan bisa jadi percontohan pertanian nasional,” katanya.
Menurut Soekam, apabila langkah tersebut dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Indonesia berpeluang melahirkan generasi muda yang mampu memimpin sektor pertanian nasional di masa depan.
Ia berharap kehadiran anak muda di sektor pertanian mampu membawa Indonesia bersaing dengan negara-negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
“Sehingga nantinya diharapkan anak muda Indonesia bisa memimpin pertanian di Indonesia, sehingga kita tidak lagi kalah dengan negara lain khususnya di kawasan Asia Tenggara,” ucap Soekam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....