Fasilitas Jogging Track Pedesaan jadi Tren Sport Tourism
- 09 Mei 2026 17:15 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Fasilitas Jogging Track Lapangan Pedesaan
- Tren Sport Tourism 2026
RRI.CO.ID, Kediri – Fasilitas jogging track di lapangan pedesaan saat ini menjadi tren berolahraga dengan nuansa kearifan lokal sebagai bagian dari sport tourism. Kombinasi antara aktivitas fisik dan penyegaran pikiran melewati lintasan yang dikelilingi pemandangan alam seperti sawah, perbukitan dengan udara bersih, kini banyak digemari masyarakat.
“Kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat jasmani dan rohani sudah sangat baik. Dengan adanya jogging track yang bisa dimanfaatkan secara gratis, warga dapat berolahraga pagi atau sore dengan berlari maupun berjalan kaki mengelilingi lapangan kelurahan,” kata Danang Andaru, warga Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu, 9 Mei 2026.
Pembangunan desa untuk meningkatkan kualitas hidup sehat warga serta memaksimalkan aset lahan menjadi salah satu program prioritas pemerintah saat ini. Hal ini membuktikan bahwa pemerataan modernisasi fasilitas publik dan peningkatan gaya hidup sehat sudah berjalan dengan baik dan disambut antusias oleh warga.
Selain Kelurahan Manisrenggo, pembangunan di sejumlah wilayah lain pun seringkali memanfaatkan dana desa untuk mengubah kondisi lapangan terbuka yang tadinya kurang terawat menjadi area olahraga terpadu yang lebih modern. Selain meningkatkan minat olahraga warga, fungsi lapangan desa sebagai pusat interaksi sosial dapat lebih dihidupkan lagi.
Seperti halnya lapangan Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, yang kini telah memiliki fasilitas jogging track dan area yang mendukung aktivitas rekreasi keluarga. Selain sering digunakan warga untuk berolahraga pagi maupun sore hari, lapangan Desa Dukuh menjadi salah satu wujud suksesnya revitalisasi untuk mewujudkan pusat olahraga desa.
“Dulu lapangan Desa Dukuh hanya difungsikan untuk sepak bola dan masih sepi. Sejak dilengkapi sarana olahraga dan rekreasi, banyak warga Kota Kediri yang datang untuk lari atau sekedar jalan santai di jogging track sambil menghirup udara segar pedesaan yang asri,” ujar Sultoni, warga asli Desa Dukuh yang tinggal tidak jauh dari area lapangan.
Tren akan terus mengalami perubahan termasuk maraknya sport tourism yang banyak digemari para pecinta olahraga jalan kaki, lari, hingga bersepeda. Mengeksplorasi pedesaan dengan pemandangan alam indah sembari beraktivitas fisik dan sesekali berinteraksi dengan penduduk lokal diyakini menjadi hal yang menyehatkan sekaligus menyenangkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....