Realisasi Penyaluran Vaksin PMK Tahap-II di Jombang Capai 6.000 Dosis
- 24 Apr 2026 21:00 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang — Realisasi penyaluran vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) tahap kedua di Kabupaten Jombang telah mencapai sekitar 6.000 dosis. Capaian ini menjadi bagian dari upaya penguatan perlindungan ternak menjelang meningkatnya kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha.
Dinas Peternakan Jombang memastikan vaksinasi tetap digencarkan meski kondisi saat ini terpantau tanpa kasus. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman dari potensi penyebaran PMK.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jombang, Aziz Daryanto, menyebut capaian vaksinasi terus bertambah seiring distribusi yang dilakukan secara bertahap. “Hingga saat ini realisasi vaksinasi sudah berada di kisaran 6.000 dosis, dan pelaksanaannya masih terus berjalan di lapangan,” ujarnya, Jumat, 24 April 2026.
Ia menegaskan, seluruh kecamatan di Jombang tetap menjadi sasaran vaksinasi agar perlindungan terhadap ternak dapat merata. “Walaupun kondisi sekarang tidak ada kasus, vaksinasi tetap kami lakukan di semua wilayah sebagai langkah pencegahan,” katanya.
Selain itu, distribusi vaksin tahap kedua juga menunjukkan progres signifikan. Dari total 25.000 dosis yang diterima, lebih dari 11.000 dosis telah disalurkan kepada tim pelaksana di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Peternakan mengerahkan 13 tim vaksin yang bertugas menjangkau wilayah kecamatan. “Setiap tim menangani satu hingga beberapa kecamatan, sehingga pelaksanaan bisa lebih efektif dan menjangkau lebih luas,” ujarnya.
Aziz menambahkan, peran aktif peternak sangat dibutuhkan agar program vaksinasi berjalan optimal. “Kami berharap para peternak dapat mendukung dengan memberikan akses saat vaksinasi serta menjaga kebersihan kandang dan kesehatan hewan ternaknya,” ucapnya.
Melalui percepatan vaksinasi ini, pemerintah daerah berharap kekebalan ternak di Jombang semakin meningkat dan mampu mencegah kemunculan kembali kasus PMK di tengah meningkatnya aktivitas menjelang Idul Adha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....