Menjelang Idul Adha, Penjual Hewan Kurban Musiman di Jombang Mulai Bermunculan
- 22 Mei 2026 17:56 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, lapak penjualan hewan kurban musiman mulai bermunculan di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang. Penjualan kambing dan sapi kurban tahun ini terpantau lebih ramai dibanding awal musim kurban tahun lalu, meski kenaikan harga hewan ternak masih relatif terkendali.
Di beberapa titik penjualan hewan kurban, seperti di Kecamatan Gudo, para pedagang mulai membuka lapak sejak tiga pekan sebelum Idul Adha. Hewan ternak didatangkan dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mulai berburu hewan kurban.
Salah satu penjual kambing musiman di Kecamatan Gudo, Nurrokhaman, mengatakan permintaan hewan kurban mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, pembeli tahun ini cenderung datang lebih awal untuk memilih hewan dengan kondisi fisik yang baik.
“Kalau dibanding tahun lalu, pembeli tahun ini mulai ramai lebih cepat. Banyak yang khawatir kehabisan stok kambing ukuran sedang sampai besar,” ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan, harga kambing kurban tahun ini mengalami kenaikan, namun tidak terlalu signifikan. Untuk kambing ukuran standar, harga berkisar antara Rp2.800.000 hingga Rp3.500.000 per ekor. Sementara kambing berukuran besar dijual mulai Rp4.000.000 sampai Rp5.000.000.
“Harga memang naik, tapi tidak terlalu tinggi. Rata-rata kenaikannya sekitar Rp200.000 sampai Rp300.000 per ekor dibanding tahun lalu,” katanya.
Omzet penjualan diperkirakan meningkat sekitar 20 persen karena daya beli masyarakat mulai membaik dan kekhawatiran terhadap wabah penyakit ternak tidak sebesar beberapa tahun lalu. Para pedagang juga mengaku lebih berhati-hati dalam memilih hewan kurban yang akan dijual. Sebagian besar kambing dan sapi yang dipasarkan disebut telah melalui pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Kami memastikan hewan yang dijual sehat. Sebagian besar sudah vaksin PMK dan rutin dicek kesehatannya sebelum dibawa ke lapak,” ucapnya.
Sementara itu, salah seorang pembeli hewan kurban, Faiz Rahman, mengaku mulai membeli lebih awal untuk menghindari kenaikan harga menjelang hari pelaksanaan kurban.
“Kalau beli mendekati Idul Adha biasanya harga lebih mahal lagi, dan pilihannya sudah berkurang. Sekarang stok masih banyak dan kondisi hewan juga bisa dipilih lebih leluasa,” katanya.
Menjelang Idul Adha, pengawasan terhadap lapak penjualan hewan kurban di Kabupaten Jombang juga mulai diperketat oleh pemerintah daerah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual bebas penyakit, cukup umur, dan layak dijadikan hewan kurban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....