Menjelang Idul Adha, Jombang Percepat Vaksinasi PMK

  • 22 Apr 2026 19:53 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Menjelang Idul Adha 2026, Pemerintah Kabupaten Jombang mempercepat vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk menjaga kesehatan ternak di tengah potensi peningkatan lalu lintas hewan kurban.

Dinas Peternakan Jombang saat ini juga terus mengintensifkan penyaluran 25.000 dosis vaksin PMK tahap kedua ini ke sejumlah wilayah. Distribusi dilakukan segera setelah vaksin diterima guna mempercepat cakupan vaksinasi di tingkat peternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Jombang, drh. Azis Daryanto, mengatakan percepatan distribusi menjadi prioritas agar tidak terjadi keterlambatan pelaksanaan di lapangan.

“Begitu vaksin kami terima, langsung kami kirim ke tim di lapangan tanpa penundaan. Percepatan ini penting agar proses vaksinasi bisa segera menjangkau ternak,” ujarnya, Rabu, 22 April 2026.

Ia menambahkan, tambahan dosis vaksin tahap kedua ini menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi ternak tetap aman, terutama menjelang meningkatnya aktivitas perdagangan hewan kurban.

“Walaupun saat ini Jombang masih dalam kondisi nol kasus, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Justru situasi ini harus dijaga agar tidak terjadi penularan, apalagi menjelang Idul Adha,” katanya.

Untuk mendukung percepatan tersebut, Dinas Peternakan telah menyiapkan 13 tim vaksinator yang ditugaskan menyisir wilayah sentra peternakan. Sasaran utama vaksinasi meliputi sapi dan kambing yang dinilai lebih rentan terhadap PMK.

Selain vaksinasi, upaya pencegahan juga dilakukan melalui edukasi kepada peternak. Mereka diimbau untuk menjaga kebersihan kandang, rutin memeriksa kesehatan ternak, serta segera melaporkan jika ditemukan gejala penyakit.

Azis menegaskan, langkah tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan hewan, tetapi juga melindungi keberlangsungan ekonomi peternak di daerah.

“Yang kami upayakan bukan hanya bebas dari PMK, tetapi juga memastikan ternak yang ada benar-benar sehat dan layak untuk kebutuhan konsumsi masyarakat,” ucapnya.

Dengan percepatan vaksinasi dan penguatan pengawasan di lapangan, pemerintah daerah berharap status bebas PMK dapat dipertahankan sekaligus menjamin ketersediaan hewan kurban yang aman menjelang Idul Adha 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....