Jombang Perluas Akses Kerja Global lewat Sektor Kapal Pesiar dan Perhotelan

  • 17 Apr 2026 19:34 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang terus memperluas akses kerja global bagi warganya melalui jalur resmi. Salah satunya dengan menggelar pelatihan sektor perhotelan dan kapal pesiar sebagai pintu masuk ke pasar tenaga kerja internasional.

Sebanyak 10 peserta asal Jombang mengikuti program pelatihan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja di LTE Cruise Pare. Pelatihan ini telah dimulai sejak 6 April 2026, dan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan dengan fokus pada peningkatan kompetensi dan kesiapan kerja di industri hospitality dunia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, menyatakan bahwa pemerintah daerah berupaya memfasilitasi peserta agar siap bersaing secara global.

“Kami tidak hanya menyediakan sarana pelatihan, tetapi juga membantu pengurusan dokumen seperti paspor agar mereka memiliki bekal awal untuk bekerja di luar negeri,” jelasnya, Jumat, 17 April 2026.

Ia menambahkan, program tersebut dirancang untuk membentuk tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki etika kerja dan mental yang sesuai dengan standar internasional. Harapannya, para peserta mampu memanfaatkan peluang kerja di luar negeri sekaligus membawa nama baik daerah.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembelajaran langsung dari praktisi industri, mulai dari layanan makanan dan minuman, penataan kamar, hingga prosedur keselamatan kerja di kapal pesiar. Metode praktik intensif diterapkan guna memberikan pengalaman mendekati kondisi kerja sebenarnya.

Direktur LTE Cruise Pare, Nur Haidi, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dalam program ini.

“Pembekalan ini sangat membantu peserta dalam memahami gambaran kerja di luar negeri sekaligus menumbuhkan kesiapan mental dan profesionalisme mereka,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen lembaganya dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing. “Kepercayaan yang diberikan menjadi tanggung jawab kami untuk membina peserta agar memiliki kemampuan dan daya saing yang mumpuni di tingkat global,” katanya.

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membuka peluang kerja internasional secara legal dan terarah, seiring meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di sektor pariwisata global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....