Wali Kota Kediri Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Obyektif, dan Bebas Pungli
- 16 Apr 2026 15:05 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Wali Kota Kediri Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Obyektif, dan Bebas Pungli
RRI.CO.ID, Kediri – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menegaskan komitmen penuh agar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan obyektif, transparan, dan bebas pungli. "Selain itu, proses SPBM ini juga harus akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi," kata Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, saat penandatanganan Deklarasi SPMB di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kamis, 16 April 2026.
Deklarasi ini, ungkap Vinanda, akan menjadi acuan bersama untuk mengawal SPMB agar sesuai aturan dan bebas dari praktik penyimpangan. Selain Vinanda, deklarasi juga ditandatangani jajaran pemangku kepentingan Dinas Pendidikan Kota Kediri, BBPMP Provinsi Jawa Timur, Kemenag Kota Kediri, Inspektorat, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Dispendukcapil, MKKS SMP Negeri dan Swasta, K3S SD Negeri dan Swasta, Himpaudi, IGTKI PGRI, Dewan Pendidikan, serta Forum Komite Sekolah Kota Kediri.
Sebelumnya, sosialisasi SPMB sudah digelar untuk kepala sekolah TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs se-Kota Kediri guna menyamakan pemahaman teknis di lapangan. Ia menekankan, pentingnya pemahaman menyeluruh soal mekanisme SPMB, baik oleh kepala sekolah maupun wali murid.
"Harapannya, baik kepala sekolah maupun wali murid memahami teknis dan jalur yang ada, sehingga pelaksanaannya berjalan baik, obyektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Dengan demikian, seluruh siswa di Kota Kediri bisa mendapatkan akses pemerataan pendidikan dan layanan pendidikan yang berkualitas," ujarnya.
Ia juga mengingatkan, agar tidak ada praktik menyimpang seperti pungutan liar atau penyebaran info tidak jelas yang merugikan masyarakat. "Tidak ada titipan. Semua harus sesuai jalur yang telah ditetapkan," katanya.
Ia mengemukakan, SPMB dibuka lewat empat jalur afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili. Masing-masing jalur punya kuota yang sudah ditentukan. Masyarakat diimbau memahami porsi tiap jalur dan tidak memaksakan hanya di satu jalur.
"Pemkot Kediri berkomitmen terus membuka sosialisasi agar informasi yang diterima masyarakat akurat dan mudah dipahami," katanya.
Hadir dalam kegiatan ini Pj Sekda Kota Kediri Endang Kartika Sari, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono, Kepala BBPMP Jatim Praptono, Kepala Kemenag Kota Kediri A. Zamroni, Plt. Inspektur Pemkot Kediri Edy Darmasto, Kepala Dispendukcapil Kota Kediri Marsudi Nugroho, Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri Rony Yusianto, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin, serta para kepala PAUD, TK, RA, SD, MI, dan SMP negeri maupun swasta, pengawas, perwakilan orang tua, dan tokoh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....