DPRD Jombang Dukung Prasasti Munggut Masuk Peta Pengembangan Pariwisata Daerah
- 10 Apr 2026 16:05 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - DPRD Kabupaten Jombang menyatakan dukungan terhadap upaya memasukkan Situs Prasasti Munggut ke dalam peta pengembangan pariwisata daerah. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat posisi situs budaya sebagai bagian dari potensi unggulan daerah berbasis sejarah dan kearifan lokal.
Anggota DPRD Jombang, Kartiyono, menyampaikan bahwa dukungan tersebut sejalan dengan penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) yang tengah memasuki tahap akhir. Ia menilai Prasasti Munggut memiliki nilai strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi budaya.
“Kami di DPRD mendorong agar situs ini masuk dalam perencanaan pariwisata jangka panjang. Potensinya cukup besar untuk dikembangkan sebagai destinasi berbasis budaya di Jombang,” ujarnya, Jumat, 10 April 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) revitalisasi Prasasti Munggut yang berlangsung di Dusun Sumbergurit, Desa Katemas, Kecamatan Kudu. Forum ini mempertemukan berbagai unsur, mulai dari masyarakat, pemerintah desa, hingga pegiat budaya dan sejarah.
Kartiyono juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan situs cagar budaya. Menurutnya, inisiatif yang muncul dari akar rumput menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan pelestarian budaya.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap warisan budaya. Inisiatif seperti ini perlu terus didorong agar tidak bergantung sepenuhnya pada pemerintah,” katanya.
Ia mengingatkan agar hasil diskusi tidak berhenti sebagai wacana, tetapi diikuti dengan langkah konkret untuk pengembangan ke depan. “Jika hanya menunggu program dari pemerintah, prosesnya bisa berjalan lambat. Karena itu, gerakan dari masyarakat harus terus dijaga agar upaya pelestarian ini benar-benar berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, pemerhati sejarah, Iinswardi, menyebut kegiatan FGD memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai historis Prasasti Munggut. Selain itu, muncul komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui program konkret.
“Hasilnya cukup menggembirakan. Warga mulai memahami pentingnya prasasti ini, baik dari sisi sejarah maupun potensi pengembangannya, dan ada ruang dialog lanjutan yang terbuka,” ucapnya.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan digelar agenda lanjutan seperti seminar dan peringatan hari jadi Prasasti Munggut sebagai upaya memperkuat eksistensi situs tersebut. “Kami merencanakan kegiatan lanjutan, termasuk seminar dan peringatan hari jadi prasasti, yang akan segera dijadwalkan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....