Stok Terbatas, Harga Minyak Goreng di Pare Kediri Naik
- 08 Apr 2026 20:18 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Keterbatasan pasokan minyak goreng di wilayah Pare, Kabupaten Kediri, memicu kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini terutama terjadi pada minyak goreng kemasan yang semakin sulit ditemukan di pasaran, sehingga berdampak langsung pada fluktuasi harga di tingkat pedagang.
Sejumlah pedagang di Pasar Pamenang Pare mengungkapkan, harga minyak goreng kemasan kini berada di kisaran Rp21.500 per liter. Salah satu pedagang grosir, Ramadhani, menjelaskan bahwa tidak semua jenis minyak mengalami kenaikan harga.
Ia menyebut minyak goreng bersubsidi masih dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Namun demikian, ketersediaan barang baik untuk minyak kemasan maupun minyak subsidi sangat terbatas di pasaran.
“Harga minyak subsidi masih sesuai HET, tetapi stoknya sangat jarang. Kalau pun tersedia, pembelian biasanya dibatasi,” ujarnya, saat ditemui RRI di lapaknya, Rabu, 8 April 2026.
Menurut Ramadhani, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa minyak goreng curah relatif lebih mudah ditemukan dibandingkan minyak kemasan.
Sementara itu, pedagang lainnya, Nanik, menyampaikan bahwa distribusi minyak goreng dari pihak pemasok belum sepenuhnya pulih sejak periode pasca-Lebaran 1447 Hijriah. Ia mengungkapkan bahwa pasokan yang masuk ke pasar cenderung tidak menentu, sehingga mempersulit pedagang dalam menjaga ketersediaan barang.
“Sejak setelah Lebaran, distribusi dari distributor masih tersendat. Barang yang datang ke pasar tidak stabil sampai sekarang,” katanya.
Kondisi keterbatasan stok tersebut turut berdampak pada daya beli masyarakat. Pedagang mencatat adanya penurunan jumlah pembelian, terutama untuk minyak goreng kemasan yang harganya lebih tinggi.
Hingga saat ini, para pelaku pasar belum dapat memastikan penyebab utama kelangkaan, namun mereka berharap distribusi segera kembali normal agar harga dan pasokan minyak goreng di pasaran dapat berangsur stabil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....