Kelulusan SNBP 2026 Siswa MA Jombang Tembus 475 Orang
- 03 Apr 2026 21:50 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Jumlah siswa Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Jombang yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 mencapai 475 orang. Capaian ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya sekaligus memperkuat posisi madrasah dalam persaingan masuk perguruan tinggi negeri.
Data tersebut masih bersifat sementara, mengingat sejumlah madrasah swasta belum seluruhnya menyampaikan laporan resmi. Namun demikian, peningkatan ini sudah terlihat signifikan jika dibandingkan capaian tahun 2025 yang berada di angka 383 siswa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Muhajir, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pendampingan terhadap siswa telah dilakukan sejak awal, bukan hanya menjelang seleksi.
“Sejak awal, madrasah sudah melakukan identifikasi terhadap potensi siswa, baik dari sisi akademik maupun minat dan bakatnya. Dengan begitu, mereka memiliki arah yang jelas saat menentukan pilihan perguruan tinggi,” ujarnya, Jumat, 3 April 2026.
Muhajir menegaskan bahwa madrasah memiliki peran ganda, tidak hanya mengantarkan siswa ke perguruan tinggi, tetapi juga menyiapkan lulusan yang siap bekerja. “Kami ingin madrasah mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan kesiapan untuk masuk ke dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Jombang, Nur Khojin, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kelulusan terjadi di seluruh jenis madrasah, baik negeri maupun swasta. Ia menilai, kontribusi madrasah swasta bahkan menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.
“Secara umum terjadi peningkatan di semua lini. Namun, madrasah swasta mengalami lonjakan yang lebih tinggi. Ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di madrasah semakin merata,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara madrasah, guru, orang tua, serta dukungan kebijakan dari Kementerian Agama. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan siswa.
Di sisi lain, Kemenag Jombang turut memperkuat jalur pendidikan berbasis keterampilan melalui program madrasah vokasi. Hingga saat ini, terdapat enam madrasah yang mengembangkan program tersebut untuk membekali siswa dengan kemampuan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dengan capaian ini, Kementerian Agama Kabupaten Jombang optimistis kualitas pendidikan madrasah akan terus meningkat, seiring dengan penguatan pembinaan siswa dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....