Peralihan Musim, Peternak Tingkatkan Kewaspaan Terhadap Penyakit Musiman

  • 29 Mar 2026 20:10 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Memasuki masa peralihan musim, peternak ayam petelur di Kabupaten Jombang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya penyakit musiman yang dapat menyerang ternak. Perubahan cuaca yang tidak menentu, dari musim hujan ke musim kemarau, dinilai berpengaruh langsung terhadap kondisi kesehatan ayam dan produktivitas telur.

Peternak ayam petelur di Kecamatan Jogoroto, Untung Suharjo, mengatakan perubahan suhu yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir membuat kondisi ayam lebih rentan terserang penyakit, terutama gangguan pernapasan dan penurunan daya tahan tubuh.

“Kalau sudah masuk pancaroba begini, ayam itu gampang sekali drop. Kadang pagi panas, siang hujan, malam dingin. Itu pengaruh ke kondisi ayam,” ujar Untung, Minggu, 29 Maret 2026.

Ia menjelaskan, beberapa penyakit yang kerap muncul saat peralihan musim antara lain pilek ayam atau coryza, gangguan pernapasan kronis (CRD), hingga penurunan nafsu makan yang berujung pada turunnya produksi telur.

“Biasanya yang sering muncul itu pilek sama ngorok. Kalau sudah begitu, nafsu makannya berkurang, akhirnya produksi telur juga ikut turun,” katanya.

Dalam kondisi normal, tingkat produksi ayam petelur bisa mencapai 85 hingga 90 persen per hari. Namun saat terserang penyakit atau mengalami stres akibat perubahan cuaca, produksi dapat turun hingga di bawah 70 persen.

“Kalau lagi sehat bisa tinggi produksinya. Tapi kalau sudah kena cuaca atau sakit, bisa turun jauh. Itu yang paling terasa buat peternak,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, peternak mulai meningkatkan perawatan kandang dan pemberian tambahan nutrisi. Selain menjaga kebersihan kandang, peternak juga rutin memberikan vitamin dan obat-obatan guna menjaga daya tahan tubuh ayam.

“Sekarang lebih sering kasih vitamin. Kandang juga harus lebih dijaga kebersihannya, jangan sampai lembab,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi kandang juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan ayam saat pancaroba. Sirkulasi udara yang baik dan kondisi kandang yang tidak terlalu lembab menjadi perhatian utama peternak.

“Yang penting kandang jangan pengap sama basah. Kalau lembab, penyakit gampang muncul,” ucap Untung.

Peralihan musim menjadi tantangan tersendiri bagi peternak ayam petelur. Jika tidak diantisipasi dengan baik, risiko penyakit dapat berdampak pada penurunan produksi hingga kerugian ekonomi bagi peternak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....