Dampak Cuaca Ekstrem, 18 Pohon Tumbang di Kota Kediri
- 29 Mar 2026 19:49 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Dampak cuaca ekstrem
RRI.CO.ID, Kediri - Dampak cuaca ekstrem, sebanyak 18 pohon tumbang di Kota Kediri. Dalam keterangannya, Minggu, 29 Maret 2026, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto menyatakan, kondisi ini terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Kediri pada Sabtu sore, 28 Maret 2026.
"Insiden ini juga mengakibatkan satu warung rubuh, satu rumah mengalami retakan dan kerusakan berat di bagian toilet dan dapur akibat abrasi talud," kata Joko Arianto.
Selain itu, jelas Joko, BPBD juga mencatat 18 titik lokasi pohon atau dahan tumbang yang tersebar ini menyebar di wilayah Kecamatan Kota, Mojoroto, dan Pesantren. Misalnya, di Jl Urip Sumoharjo, Jl Mauni, Jl Nasional, Jl Perintis Kemerdekaan, dan Jl GOR Jayabaya.
Adapula, rinci Joko, kejadian serupa di Jl Letjen Sutoyo, Jl Harmoni, Jl Tirtosari, Jl Sumber, Jl Super Semar, Jl Sunan Ampel, Jl Kiai Ageng Usman, Jl Jokorian, dan Jl Padang Padi.
"Titik pohon tumbang lain ada juga di Kelurahan Banjar Mlati, Kelurahan Kampung dalem, Lapangan Rejomulyo dan Pasar Stono Betek," kata Joko.
Ia mengemukakan, setelah mendapat aduan dari masyarakat melalui call center Lapor Mbak Wali 112 BPBD Kota Kediri segera menerjunkan dua Search and Rescue Unit (SRU) Unit Reaksi Cepat untuk melakukan asesmen dan evakuasi awal. Proses penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama unsur terkait seperti DLHKP, DPUPR, PLN, Damkar serta TNI/Polri untuk mempercepat evakuasi pohon dan perbaikan jaringan listrik.
"Untuk para warga terdampak sudah kita evakuasi dan saat ini mengungsi ke rumah kerabat. Bagi seorang pengendara yang mengalami luka ringan akibat tertimpa pohon di Jl Tirtosari, telah kami evakuasi dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di RS Gambiran," ujarnya.
Di sisi lain, lanjut Joko, adanya pohon dan dahan tumbang juga mengakibatkan pemadaman listrik di beberapa wilayah dan lalu lintas tersendat. Proses penanganan dinyatakan selesai hingga hari Sabtu pukul 23.55 WIB. Ia turut menekankan, saat ini BPBD fokus pada percepatan distribusi bantuan kebutuhan bagi warga yang mengungsi.
"Kini, aliran listrik di sebagian besar lokasi terdampak sudah menyala kembali dan arus lalu lintas telah normal. Mayoritas dahan dan pohon telah dievakuasi dari jalan raya, sementara pengangkutan sisa material akan dilanjutkan oleh dinas terkait," ungkap nya.
Ke depan, ia berpesan, guna menyikapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, masyarakat diharapkan rutin memantau prakiraan cuaca melalui media sosial resmi BPBD. Ia juga meminta warga untuk memanfaatkan layanan aduan Lapor Mbak Wali 112 jika menemui kondisi darurat.
"Apabila sedang berkendara dan turun hujan deras, segera berteduh di tempat yang aman. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame yang berisiko roboh," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....