H+7 Lebaran, Harga Daging Ayam Masih Stabil diangka Rp 40.000

  • 27 Mar 2026 20:07 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Memasuki H+7 Idulfitri 1447 Hijriah, harga daging ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Jombang terpantau stabil di kisaran Rp40.000 per kilogram.

Salah satu pedagang ayam di Pasar Ploso, Nur Rohman, mengatakan bahwa harga daging ayam relatif tidak mengalami perubahan signifikan sejak beberapa hari terakhir. Menurutnya, setelah sempat mengalami kenaikan menjelang Lebaran, harga kini cenderung bertahan stabil.

“Setelah Lebaran, pembeli memang berkurang. Kalau kemarin sebelum Lebaran harganya sempat Rp42.000, sekarang sudah turut Rp40.000 per kilogram. Tapi ini belum sepenuhnya normal. Masih bisa berubah lagi,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.

Menurut Nur Rohman, kondisi stok saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar harian. Ia mengaku tidak mengalami kesulitan mendapatkan pasokan dari peternak, bahkan cenderung lebih longgar dibandingkan saat masa puncak Lebaran.

“Barangnya aman, dari peternak tersedia sejauh ini,” katanya.

Sementara itu, dari sisi konsumen, daya beli masyarakat dinilai mulai mengalami penurunan setelah Lebaran. Hal ini disampaikan oleh Yunianti, salah satu pembeli yang mengaku kini lebih selektif dalam berbelanja kebutuhan dapur.

“Kalau sebelum Lebaran beli ayam bisa dua sampai tiga kilo, sekarang paling satu kilo saja. Uang juga sudah banyak terpakai untuk kebutuhan Lebaran,” ucapnya.

Ia menambahkan, meskipun harga ayam tidak mengalami kenaikan, ia tetap menyesuaikan jumlah pembelian dengan kondisi keuangan pasca Lebaran.

“Sebenarnya ini harganya kan masih lumayan mahal menurut saya. Biasa normalnya itu Rp 35.000 ke Rp 36.000 perkilo. Jadi sekarang masih membatasi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....