Harga Telur Ayam Turun Pascaleberan, Daya Beli Mulai Pulih

  • 26 Mar 2026 21:05 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Harga telur ayam ras di Pasar Legi Jombang mulai menunjukkan penurunan pada periode pascalebaran 2026. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat melonjak menjelang Hari Raya Idulfitri akibat tingginya permintaan masyarakat.

Harga telur ayam yang sempat menyentuh kisaran Rp30.000 hingga Rp32.000 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp28.000 hingga Rp29.000 per kilogram.

Salah satu pedagang telur di Pasar Legi Jombang, Suyanto, mengatakan penurunan harga ini dipicu oleh menurunnya permintaan masyarakat setelah momen lebaran berakhir.

“Setelah lebaran, pembelian memang tidak sebanyak sebelumnya. Biasanya masyarakat sudah selesai kebutuhan konsumsi besar, jadi permintaan turun dan harga ikut menyesuaikan,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menjelaskan, selain faktor permintaan, kondisi pasokan telur dari peternak juga mulai stabil. Distribusi yang sebelumnya sempat tersendat akibat tingginya mobilitas menjelang lebaran kini kembali normal.

“Stok sekarang relatif aman. Pasokan dari peternak lancar, jadi tidak ada kekhawatiran kekurangan barang,” katanya.

Meski demikian, Suyanto menilai harga telur saat ini belum sepenuhnya kembali ke kondisi normal sebelum Ramadan, yang biasanya berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram. Ia memperkirakan harga masih berpotensi turun dalam beberapa pekan ke depan jika permintaan tetap rendah.

Dari sisi konsumen, penurunan harga ini mulai memberikan dampak terhadap daya beli masyarakat. Salah seorang pembeli, Mariati, mengaku lebih leluasa membeli telur dibandingkan saat harga masih tinggi menjelang lebaran.

“Sekarang sudah agak mendingan. Kemarin waktu mau lebaran mahal sekali, jadi belinya dibatasi. Kalau sekarang sudah bisa beli lebih banyak untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

Secara umum, penurunan harga telur ayam pascalebaran ini merupakan pola yang kerap terjadi setiap tahun. Lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan diikuti penurunan setelahnya, seiring konsumsi masyarakat yang kembali normal.

Dengan pasokan yang terjaga dan distribusi yang lancar, harga telur diperkirakan akan terus berangsur stabil dalam waktu dekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....