Pengiriman Lancar Harga Cabai Rawit di Kediri Turun

  • 24 Mar 2026 07:37 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Pengiriman cabai ke wilayah Jabodetabek dan serapan sektor industry mulai lancar, harga cabai rawit alami penurunan. Hal itu berdasarkan rilis data harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Senin, 23 Maret 2026.

Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 saat ini Rp60.000 turun Rp6.000 menjadi Rp54.000 per kilogram. Cabai rawit jenis Asmoro 043 harga Rp57.000 turun Rp5.000 menjadi Rp52.000 per kilogram.

Cabai rawit merah jenis lokal Kediri harga Rp45.000 turun Rp5.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, jenis Prentol Tumi 99 harga Rp33.000 per kilogram, serta cabai rawit jenis Juwita 25 F1 dengan harga Rp37.000 per kilogram.

"Hari ini harga Cabai Rawit Merah dan Cabai Merah Besar turun lagi, karena pasokan bertambah, sedangkan harga Cabai Merah Keriting masih tetap, biarpun pasokan bertambah. Ada pengiriman Cabai Rawit Merah ke Bali dan Mataram,” ucap Suyono, Ketua APCI Kabupaten Kediri.

Sementara untuk komoditas Cabai Merah Besar (CMB), varietas Gada EVO harga Rp35.000 turun Rp1.000 menjadi Rp34.000 per kilogram. Cabai besar jenis Imola harga Rp33.000 turun Rp1.000 menjadi Rp32.000 per kilogram dan jenis Sandi 08 dengan harga Rp30.000 turun Rp1.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.

Harga Cabai Merah Keriting (CMK) varietas Boos Tavi Rp25.000 per kilogram dan jenis Sibad dengan harga Rp23.000 per kilogram. Pengiriman komoditas cabai dari Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri ke wilayah Jabodetabek cabai besar 3 Ton, cabai keriting 0,7 Ton, dan cabai rawit 1 Ton.

Serapan cabai pada sektor industri cabai rawit sebanyak 2 Ton dan pengiriman k wilayah Bali dan Mataram sebanyak 4,5 Ton. Pasokan aneka jenis cabai di Pasar induk Pare, untuk cabai merah besar dari wilayah Kediri, Malang dan Jombang sebanyak 7 Ton Ton.

Sedangkan pasokan cabai merah keriting dari wilayah Kediri sebanyak 1,5 Ton, serta pasokan cabai rawit merah dari lokal Kediri sebanyak 17 Ton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....