PASKOMNAS Kritisi Ketahanan Sistem Logistik Pangan jelang Lebaran
- 09 Mar 2026 16:24 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Seiring dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pasar Komoditi Nasional (PASKOMNAS) Indonesia mengkritisi ketahanan sistem logistik pangan. Hal ini disampaikan oleh Ir. Soekam Parwadi, Direktur PASKOMNAS Indonesia, dalam Program Dialog Kediri Menyapa Pagi edisi Senin, 9 Maret 2026.
“Ketika pangan dikaitkan dengan lebaran, maka jelas belanja masyarakat mengalami peningkatan luar biasa. Sudah jadi hukum pasar, permintaan meningkat, harga terdongkrak naik,” kata Soekam di awal segmen perbincangan. “Yang harus diingat dan menjadi perhatian kita bersama adalah mayoritas masyarakat Indonesia memiliki daya beli menengah ke bawah.”
Sistem logistik nasional sudah saatnya memiliki pusat distribusi di setiap kota dengan tersedianya pergudangan skala besar berpendingin. “Tidak dipungkiri, bagaimanapun juga supply demand atau pusat terbentuknya harga terjadi di pusat-pusat distribusi,” ujar Soekam seraya menyinggung persoalan pangan yang justru menjadi urusan utama di negara-negara lain.
Menurut Soekam, daya beli masyarakat terlihat dari salah satu indikator yakni kenaikan harga daging ayam yang tercatat lebih cepat jika dibandingkan daging sapi. “Persentase naiknya harga daging ayam cukup tinggi padahal peternakan jumlahnya sangat banyak,” ujarnya. “Ini menunjukkan kalau masyarakat saat ini rata-rata lebih mampu membeli daging ayam.”
“Menjelang lebaran, satgas pangan di setiap daerah sudah harus aktif melakukan sidak di pasar-pasar eceran. Jika kenaikan harga bahan pangan sudah lebih dari 20%, maka harus segera ditelusuri mengapa sampai demikian,” ucap Soekam, Senin pagi. “Batas kewajaran kenaikan bahan pangan itu kalau masih terhitung kurang dari 10%.”
Di akhir segmen, Soekam mengajak seluruh pihak produsen untuk mengubah mindset. “Yang harus dipikirkan adalah bagaimana menjual produk pangan sebanyak-banyaknya, bukan lagi bagaimana mencapai harga setinggi-tingginya. Teknologi budi daya harus efisien mulai dari hulu. Terlebih lagi sudah ada Koperasi Merah Putih,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....