Kasus PMK di Jombang Tunjukkan Tren Penurunan

  • 20 Feb 2026 18:08 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Jombang menunjukkan tren penurunan dalam beberapa pekan terakhir.

Dinas Peternakan setempat mencatat jumlah kasus baru semakin berkurang, sementara angka kesembuhan terus meningkat sejak awal Februari 2026.

Kepala Dinas Peternakan Jombang, Moch Saleh, menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi indikator positif dari upaya pengendalian yang dilakukan secara intensif.

“Perbandingan antara awal dan pertengahan Februari terlihat jelas. Jumlah kasus baru menurun cukup signifikan, dan hewan ternak yang pulih juga semakin banyak,” ujarnya, Jumat, 20 Februari 2026.

Berdasarkan data, terhitung sejak Januari hingga pertengahan Februari 2026 tercatat 147 kasus PMK di Kabupaten Jombang. Dari total tersebut, 102 ekor dinyatakan sembuh, tiga ekor mati, delapan ekor harus dipotong paksa, dan 34 ekor masih dalam tahap perawatan.

Selain penanganan kasus aktif, vaksinasi terus dipacu untuk memperkuat kekebalan ternak. Dari target 11.000 dosis vaksin pada Februari, realisasi hingga 18 Februari mencapai 6.454 dosis atau sekitar 58 persen.

“Pelaksanaan vaksinasi berjalan sesuai rencana. Ini penting untuk meningkatkan imunitas ternak, apalagi saat kondisi cuaca tidak menentu yang bisa memicu penurunan daya tahan hewan,” kata Saleh.

Upaya pencegahan juga difokuskan pada pasar hewan yang dinilai rawan menjadi lokasi penularan. Penyemprotan desinfektan dilakukan rutin guna meminimalkan risiko penyebaran virus.

Dinas Peternakan sebelumnya menerima pasokan 18.000 dosis vaksin dari alokasi APBN tahap pertama pada akhir Januari 2026. Stok tersebut dimanfaatkan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Saleh memastikan petugas kesehatan hewan juga tetap menjalankan tugas meski memasuki bulan suci Ramadan, agar target vaksinasi dapat diselesaikan tepat waktu, yakni pada akhi Maret 2026 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....