Tren Penumpang KA Tumbuh Signifikan Awal Tahun

  • 02 Feb 2026 17:18 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Tren penumpang kereta api mengalami pertumbuhan signifikan pada awal tahun 2026. "Kami mencatatkan performa positif pada kinerja angkutan penumpang," kata Manajer Humas Daop 7 Madiun, Tohari, pada Senin, 2 Februari 2026.

Menurut Tohari, selama periode Januari 2026, Daop 7 Madiun melayani total 411.893 penumpang. Rinciannya, yang terdiri dari 211.588 penumpang berangkat dan 200.305 penumpang tiba/turun di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

Tohari mengungkapkan, bahwa angka keberangkatan penumpang mengalami kenaikan sebesar 0,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Januari 2025) yang mencatat 210.776 penumpang.

Ia menjelaskan, faktor pendorong pertumbuhan didorong oleh beberapa momentum penting dan peningkatan kualitas layanan, antara lain puncak libur Nasional. Seperti adanya lonjakan volume penumpang pada masa libur akhir tahun (Natal & Tahun Baru), periode libur sekolah, hingga long weekend peringatan Isra Miraj.

"Selain itu, juga ditunjang keamanan dan kenyamanan, konsistensi KAI dalam menjaga standar pelayanan serta faktor keamanan yang membuat masyarakat merasa tenang selama perjalanan," katanya.

Bahkan, lanjutnya, ikut dipengaruhi faktor pembaruan sarana dan prasarana, serta upaya berkelanjutan dalam modernisasi fasilitas stasiun dan armada kereta api. Lalu, ketepatan waktu tingginya kepercayaan publik terhadap efisiensi waktu tempuh kereta api dibandingkan moda transportasi darat lainnya.

"Pilihan keberangkatan KA dengan 60 perjalanan KA baik untuk keberangkatan awal maupun yang melintas di Daop 7 Madiun, menjadikan pilihan pelanggan KA," katanya.

Ia mengemukakan, pencapaian pada bulan Januari ini menjadi suntikan semangat bagi kami untuk terus memberikan service excellence. Fokus utama KAI tetap pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan.

"Kami akan terus berinovasi agar kereta api tetap menjadi pilihan utama mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bisnis, pendidikan, maupun wisata," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....