Layanan Bus Sekolah Kediri Kembali Dibuka untuk Pelajar
- 14 Jul 2026 21:37 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Layanan bus sekolah di Kota Kediri kembali dibuka bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan kembali mengoperasikan lima armada bus untuk melayani mobilitas pelajar menuju sekolah sekaligus menyediakan moda transportasi yang lebih aman selama kegiatan belajar berlangsung.
Bus sekolah beroperasi setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 05.30 WIB dengan titik keberangkatan dari Terminal Tamanan. Layanan tersebut melayani tiga rute utama, yakni Terminal Tamanan menuju Kelurahan Dermo, Kelurahan Bawang, dan Kelurahan Rejomulyo. Sistem penjemputan dilakukan secara fleksibel, di mana bus dapat berhenti di sepanjang lintasan apabila terdapat pelajar yang menunggu. Masing-masing armada memiliki kapasitas sekitar 29 penumpang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, mengatakan jumlah armada yang dioperasikan telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna pada setiap rute. Berdasarkan evaluasi pada hari pertama masuk sekolah, jumlah penumpang masih belum mencapai kondisi normal karena sebagian pengguna lama telah lulus, sementara siswa baru masih dalam tahap mengenal layanan tersebut.
"Jumlah armada kami sesuaikan dengan tingkat kebutuhan di masing-masing rute. Pada awal tahun ajaran memang jumlah penumpang belum maksimal karena pengguna sebelumnya sudah lulus, sedangkan peserta didik baru masih beradaptasi dan belum seluruhnya mengetahui adanya layanan bus sekolah," ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.
Untuk meningkatkan jumlah pengguna, Dinas Perhubungan menggandeng sejumlah sekolah dalam pelaksanaan sosialisasi selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hingga saat ini, kegiatan tersebut telah dijadwalkan di SMP Negeri 5, SMP Negeri 7, dan SMP Negeri 8 Kota Kediri.
Menurut Cholis, sosialisasi dilakukan agar peserta didik baru memahami rute, mekanisme penggunaan layanan, hingga manfaat bus sekolah sebagai sarana transportasi yang aman dan mudah diakses.
"Melalui kegiatan MPLS, kami ingin mengenalkan layanan bus sekolah kepada siswa baru. Dengan begitu mereka mengetahui cara memanfaatkan fasilitas ini sekaligus memahami bahwa bus sekolah merupakan pilihan transportasi yang aman dan nyaman untuk berangkat maupun pulang sekolah," jelasnya.
Selain mendukung mobilitas pelajar, aspek keselamatan juga menjadi perhatian dalam operasional bus sekolah. Setiap armada dilengkapi seorang pengemudi dan seorang petugas pendamping yang bertugas membantu siswa saat naik dan turun bus serta memberikan edukasi mengenai keselamatan selama perjalanan.
Cholis juga mengimbau para orang tua agar tidak mengizinkan anak yang belum memenuhi persyaratan usia mengendarai sepeda motor ke sekolah. Menurutnya, keberadaan bus sekolah diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih aman sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.
"Kami berharap semakin banyak pelajar memanfaatkan bus sekolah. Selain memberikan rasa aman selama perjalanan, layanan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk berinteraksi dengan teman-teman dari sekolah lain sehingga manfaatnya bukan hanya dari sisi transportasi, tetapi juga pembentukan karakter sosial," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....