​Ketua MUI Sepakat Posisi Kepolisian Ideal untuk NKRI

  • 29 Jan 2026 14:43 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Ketua Umum Majelis Umum Indonesia (MUI), KH Muhammad Anwar Iskandar sepakat, jika posisi Kepolisian Sudah Ideal untuk NKRI. "Kami memberikan dukungan terhadap kedudukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah Presiden. Dukungan sama, juga terus mengalir dari berbagai elemen bangsa," kata Ketua Umum Majelis Umum Indonesia (MUI) KH Muhammad Anwar Iskandar (Gus War), dalam keterangannya Kamis, 29 Januari 2026.

Pernyataan ini, disampaikan Gus War sejalan dengan hasil Rapat Paripurna Ke-12 DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026, yang menyetujui delapan poin Percepatan Reformasi Polri. Rabu, 28 Januari 2026. Menurut Gus War, saat ini berbagai dukungan muncul tak hanya dari masyarakat umum. Bahkan, tokoh agama juga menyatakan sikap tegas mereka.

"Posisi Polri di bawah Presiden merupakan bentuk paling ideal dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban. Penempatan posisi ini sudah sesuai demi penegakan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.

Gus War merinci, salah satu poin pentingnya menegaskan kedudukan Polri tetap berada di bawah Presiden dan tidak berbentuk kementerian. Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga independensi dan efektivitas kepolisian.

"Secara konstitusional dan praktis, Polri sudah berada pada jalur yang tepat," katanya.

Selama ini, lanjut Gus War, masyarakat telah merasakan kemaslahatan dari posisi Polri yang langsung bertanggung jawab kepada Presiden. Hal paling utama, dalam menjaga keamanan nasional dan memberikan pelayanan hukum kepada rakyat.

"Posisi Polri sudah sangat ideal. Kita semua sudah merasakan kemanfaatan dan kemaslahatan yang baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di NKRI," katanya.

Diketahui, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien dan Pondok Pesantren Assa’idiyah di Kota Kediri itu mengatakan, Polri membutuhkan ruang gerak yang independen namun tetap terkontrol oleh Presiden sebagai kepala pemerintahan. "Sebab, dengan demikian, kebijakan keamanan nasional bisa berjalan selaras dengan kepentingan negara, bukan kepentingan sektoral kementerian tertentu," katanya.

Gus War berharap, Polri senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan amanah bangsa. "Kami mendoakan agar Kepolisian Republik Indonesia selalu dalam lindungan, bimbingan, dan ridho Allah SWT untuk membersamai Presiden dan seluruh rakyat menjaga negara ini menuju masyarakat yang maju, aman, dan diridhoi Allah SWT," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....