Ini Dia Beda Nutrisi Susu Soya dengan Susu Sapi

  • 30 Sep 2026 13:48 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Bagi sebagian orang tua, memilih susu soya sebagai alternatif pengganti susu sapi adalah pilihan yang tepat. Hal ini dapat menjadi solusi apabila anak mengalami intoleransi laktosa atau alergi terhadap susu sapi. Namun apakah nutrisi yang terkandung di dalam susu soya setara atau sama dengan susu sapi?

Mengutip dari Hello Sehat, perbedaan utama nutrisi susu soya dan susu sapi terletak pada sumber protein dan kandungan laktosanya. Susu sapi berasal dari protein hewani, sedangkan susu soya berasal dari protein nabati yaitu kedelai dan bebas dari laktosa. Protein pada susu sapi baik untuk pertumbuhan tulang, otot, gigi, dan penyerapan nutrisi optimum. Protein pada susu soya berasal dari isolat protein kedelai yang rendah lemak jenuh.

Susu sapi mengandung laktosa (gula alami susu) sehingga tidak cocok untuk orang yang mengalami intoleransi laktosa. Susu soya bebas laktosa alami, sehingga aman untuk pencernaan yang sensitif terhadap laktosa. Susu sapi pada anak yang alergi, akan menimbulkan masalh pencernaan serius, muncul ruam merah pada kulit, seperti pipi, leher, dan lipatan-lipatan tubuh hingga bisa sekujur tubuh apabila sudah dnagat serius. Selain itu juga bisa menyebabkan wajah dna bibir bengkak pada penderita.

Untuk gangguan pencernaan, biasanua ditamdai dengan mual, muntah, atau gumoh berlebihan pada bayi, bunyi grok grok atau mengi pada tenggorokan ketika bernafas, diare berlendir atau berdarah, perut kembung atau kolik, dan dapat mengarah pada resiko saluran nafas seperti batuk berulang, pilek/flu. Anak yang mengalami alergi akan sangat rewel, sulit tidur, berat badan sulit naik, hingga kondisi darurat sesak nafas dan kehilangan kesadaran.

Dilansir dari laman Halodok, kandungan nutrisi uatam susu soya dan susu sapi tidak sepenuhnya sama, meskipun susu soya sering difortifikasi agar nutrisinya setara dalam mendukung tumbuh kembang anak. Namun kelebihan dari susu soya adalah mengandung serat alami yang tidak di temukan pada produk susu sapi murni.

Apakah susu soya artinya tidak menyehatkan bagi anak karena nutrisinya yang berbeda? Jawabanya adalah tidak benar. Susu soya tetap mampu mendukung tumbuh kembang anak dengan baik. Untuk takaran saji, susu sapi mengandung sekitar 146–150 kkal (susu murni/alami) atau sekitar 110 kkal untuk jenis rendah lemak, dan susu soya mengandung sekitar 80–100 kkal, atau cenderung lebih rendah kalori.

Susu sapi mengandung sekitar 7,9–8 gram protein berkualitas tinggi yang lengkap asam aminonya, dan mengandung sekitar 7,9 gram lemak pada susu murni (bisa sangat rendah pada jenis skim). Susu soya, mengandung sekitar 7 gram protein alami, yang bisa meningkat hingga 10 gram jika produk tersebut sudah difortifikasi, dan sekitar 4 gram lemak nabati dan bebas kolesterol.

Susu sapi unggul dalam kelengkapan profil asam amino, kandungan kalsium alami, serta kaya akan vitamin A, B12, dan fosfor. Sementara susu soya, dibuat dari isolat protein kedelai dan umumnya sudah ditambahkan vitamin D, kalsium, serta zat besi agar mendekati nutrisi susu sapi. Susu soya juga mengandung isoflavon, yaitu senyawa alami dari tumbuhan yang memiliki struktur kimia dan fungsi mirip dengan hormon estrogen. Tujuannya menjaga kesehatan tulang, menurunkan kolestrol jahat, dan sebagai antioksidan.

Berbagai studi menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada pertumbuhan berat badan, tinggi badan, maupun lingkar kepala antara anak yang mengonsumsi susu formula berbasis sapi dan anak yang mengonsumsi susu soya. Sehingha rekomendasi penggunaan susu soya adalah dianjurkan meski sebagian anak juga ada yang mengalami intoleransi kedelai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....