Waspadai Sinyal Bahaya Tubuh lewat Gejala yang Kerap Dianggap Sepele
- 29 Sep 2026 16:51 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Masyarakat kerap mengabaikan berbagai keluhan fisik ringan yang muncul secara mendadak karena dianggap sebagai gangguan biasa. Padahal, dokter spesialis kesehatan holistik dan kedokteran fungsional, dr. Chairuna, FINEM, M.Biomed. dr. Una di sebuah postingan, mengingatkan bahwa keluhan-keluhan kecil tersebut bisa jadi merupakan sinyal atau clue penting dari dalam tubuh.
Dokter Una menjelaskan bahwa tubuh sering kali memberikan indikasi awal ketika ada fungsi organ atau sistem tertentu yang membutuhkan perhatian lebih mendalam. Sinyal-sinyal ini kerap kali tidak disadari karena bentuknya yang tampak tidak saling berhubungan satu sama lain.
Beberapa contoh gejala yang sering dianggap sepele antara lain sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil, pusing saat berdiri mendadak, hingga sensasi heartburn. Keluhan lain yang juga kerap muncul mencakup dorongan kuat ingin makan manis (craving manis), perubahan pada kondisi kulit, hingga masalah bau mulut.
Meski demikian, dr. Una menekankan bahwa dalam pendekatan kedokteran fungsional (Functional Medicine), prinsip pemeriksaan tidak menganut rumus acak seperti satu gejala sama dengan satu penyakit. Menurutnya, satu keluhan fisik bisa memiliki berbagai kemungkinan penyebab mendasar yang berbeda-beda.
“Kunci utama untuk memahami kondisi kesehatan tubuh sebenarnya terletak pada analisis pola keluhan yang dirasakan pasien secara menyeluruh. Analisis ini mencakup kapan gejala mulai muncul, tingkat frekuensinya, serta gejala-gejala lain yang ikut menyertainya” tulisnya.
Selain itu, evaluasi mendalam juga perlu melihat kondisi pencernaan, kualitas tidur, tingkat stres, kinerja metabolisme, keseimbangan hormon, hingga pemenuhan nutrisi harian. Jika diperlukan, pemeriksaan laboratorium atau tes medis tambahan juga dapat dilakukan untuk memperkuat diagnosis.
Ia mengimbau kepada masyarakat yang kerap mengalami keluhan-keluhan tersebut secara berulang diimbau untuk segera melakukan konsultasi medis secara menyeluruh. “Langkah ini penting dilakukan agar penyebab pasti di balik sinyal tubuh tersebut dapat teridentifikasi dan mendapatkan penanganan yang tepat” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....