Anak Muda Jadi Sasaran Skrining Penyakit Tidak Menular

  • 29 Sep 2026 16:16 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Anak muda mulai menjadi sasaran skrining penyakit tidak menular (PTM) di Kota Kediri. Pemeriksaan tersebut menyasar masyarakat sejak usia 15 tahun untuk mendeteksi lebih dini risiko hipertensi, diabetes, dan obesitas yang kini juga ditemukan pada kelompok usia produktif.

Pengelola Program Skrining PTM Dinas Kesehatan Kota Kediri, Anis Nuraini, mengatakan pemeriksaan tidak hanya menyasar masyarakat lanjut usia, tetapi diperluas ke kelompok usia produktif, termasuk pelajar dan mahasiswa. Langkah tersebut dilakukan karena faktor risiko PTM dapat muncul sejak usia muda.

“Skrining untuk usia produktif ini mulai usia 15 tahun. Termasuk kami menyasar anak-anak muda di perguruan tinggi,” ujar Anis, Selasa, 29 September 2026.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Dinas Kesehatan Kota Kediri telah melakukan skrining PTM terhadap lebih dari 106 ribu warga. Pemeriksaan mencakup tekanan darah, gula darah, serta pengukuran indeks massa tubuh untuk mengetahui potensi hipertensi, diabetes, dan obesitas.

Dari 100.785 orang yang menjalani pemeriksaan tekanan darah, sebanyak 13.676 orang atau 13,5 persen masuk kategori hipertensi. Angka tersebut menunjukkan bahwa gangguan tekanan darah juga ditemukan pada kelompok yang masih berada dalam usia produktif.

“Dari 100.785 orang yang sudah diperiksa tekanan darah sampai dengan Agustus, terdapat 13.676 orang yang masuk kategori hipertensi atau sekitar 13,5 persen,” jelasnya.

Sementara itu, pemeriksaan gula darah terhadap 110.738 orang menemukan 6.012 orang atau 5,81 persen yang terdeteksi diabetes. Adapun pemeriksaan obesitas dilakukan terhadap 100.389 orang dan menemukan 36.668 orang atau 36,52 persen memiliki indeks massa tubuh dalam kategori obesitas.

Anis menyebut obesitas menjadi temuan yang paling banyak dijumpai dalam rangkaian skrining tersebut. Selain itu, petugas juga menemukan masyarakat yang terindikasi mengalami hipertensi maupun diabetes.

“Temuan paling banyak memang obesitas. Selain itu, kami juga menemukan adanya masyarakat yang terduga hipertensi dan diabetes,” ucapnya.

Menurut Anis, munculnya berbagai faktor risiko PTM pada usia produktif perlu mendapat perhatian. Penyakit tidak menular berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk pola konsumsi dan kebiasaan hidup sehari-hari yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan dalam jangka panjang.

Karena itu, skrining menjadi salah satu upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Masyarakat yang memperoleh hasil pemeriksaan dengan indikasi tertentu dapat melanjutkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Perluasan sasaran hingga kelompok muda juga diharapkan dapat membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia produktif. Dengan mengetahui faktor risiko lebih awal, perubahan pola hidup maupun tindak lanjut medis dapat dilakukan sebelum kondisi berkembang lebih serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....