Waspada Warna Urine, Tanda Resiko Kesehatan Sering Diabaikan

  • 20 Agt 2026 00:28 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Perubahan warna urine atau kencing sering dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal warna kencing seseorang menjadi tanda atau awal mula resiko kesehatan mengintai dan sering diabaikan. Hal ini bisa memicu komplikasi kesehatan apabila gejalanya tidak segera diperhatikan dan ditangani.

Menurut Tirta Medical Centre, ada 10 warna air kencing dan artinya bagi kesehatan:

1. Bening

Urine yang bening atau tidak berwarna tanda bahwa seseorang mengonsumsi terlalu banyak cairan. Kondisi ini dapat mengubah keseimbangan elektrolit dalam darah dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika urine terus-menerus bening, bisa juga menjadi tanda gejala diabetes karena penderita diabetes sering merasa haus dan buang air kecil lebih sering.

2. Transparan/Kuning Pucat

Warna kuning pucat dan transparan pada air kencing adalah normal. Kondisi ini menunjukkan bahwa seseorang terhidrasi dengan baik. minum cukup air dan tubuh dalam kondisi seimbang.

3. Kuning Gelap/Tua

Urine berwarna kuning gelap atau tua mengindikasikan seseorang terindikasi dehidrasi ringan. Jika anda melihat urine mulai menggelap, segera tambah asupan air untuk mencegah dehidrasi lebih lanjut. Warna kuning gelap juga bisa menandakan adanya banyak vitamin B dalam darah seseorang. Namun, jika warna ini menetap setelah meminum air putih, bisa jadi seseorang mengalami masalah dengan hati atau ginjal.

4. Oranye/Jingga

Urine berwarna oranye atau jingga menandakan dehidrasi atau menjadi tanda awal masalah kesehatan pada saluran empedu. Selain itu, konsumsi vitamin tertentu seperti riboflavin atau obat-obatan seperti sulfasalazine dan beberapa obat kemoterapi juga bisa menyebabkan air kencing berwarna oranye.

5. Coklat Pekat

Urine yang berwarna coklat pekat bisa menjadi tanda seseornag mengalami dehidrasi berat atau masalah pada ginjal dan hati. Jika disertai dengan gejala lain seperti nyeri pinggang atau nyeri perut kanan atas, segeralah konsultasikan ke dokter.

6. Merah/Merah Muda

Urine yang berwarna merah atau merah muda bisa menjadi tanda adanya darah dalam urine seseorang, yang dikenal dengan istilah Hematuria. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi saluran kemih, batu ginjal, atau kondisi lain seperti pembesaran prostat pada pria.

7. Biru atau Hijau

Urine berwarna biru atau hijau sangat jarang terjadi. Namun, biasanya dapat muncul apabila seseorang dengan konsumsi makanan atau obat-obatan yang mengandung pewarna biru atau hijau. Contohnya, pewarna makanan, obat-obatan seperti amitriptyline dan indomethacin.

Infeksi saluran kemih oleh bakteriPseudomonas aeruginosa bisa jugamenyebabkan urine berwarna hijau atau biru.

8. Keruh

Air kencing yang keruh sering disebabkan akibat seseorang mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau batu ginjal.

9. Putih Susu

Urine yang berwarna putih susu bisa menjadi tanda seseorang mengalami infeksi saluran kemih atau masalah ginjal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh adanya kristal asam urat yang terbentuk dalam urine, terutama dalam kondisi suhu ruangan yang dingin.

10. Ungu

Urine berwarna ungu sangat jarang dan biasanya apabila earna ini muncul merupakan akibat Purple Urine Bag Syndrome(PUBS). PUBS terjadi pada pasien infeksi saluran kemih, terutama pada wanita dengan konstipasi. Bakteri dalam urine memproduksi enzim yang mengubah indoxyl sulfate menjadi pigmen merah dan biru, kemudian bereaksi dengan plastik kantong urine, dan menghasilkan warna ungu.

Mengutip dari Alodokter, urine atau air kencing adalah limbah cair tubuh yang dikeluarkan untuk membuang racun dan zat sisa dari dalam darah. Zat-zat tersebut tidak jarang dapat memengaruhi warna urine seseorang.

Oleh karena itu, perubahan warna urine sering kali digunakan untuk menggambarkan kondisi kesehatan tubuh. Melalui pemantauan rutin terhadap warna urine, seseorang dapat mengidentifikasi perubahan sejak dini dan mengambil tindakan yang sesuai untuk menjaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....