Waspadai 7 Tanda Gagal Ginjal yang Perlu Dikenali sejak Dini

  • 17 Jul 2026 09:00 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Certified Nutrition and Health Coach, dr. Dion Haryadi, mengingatkan masyarakat untuk mengenali sejumlah tanda yang dapat mengindikasikan gangguan fungsi ginjal. Menurutnya, gejala gagal ginjal kerap muncul secara bertahap sehingga sering kali diabaikan. Karena itu, mengenali tanda-tandanya sejak dini dapat membantu seseorang segera memeriksakan kondisi kesehatannya.

Dalam sebuah postingan (@dionharyadi) memaparkan bahwa salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah perubahan frekuensi buang air kecil. Kondisi ini bisa berupa jumlah urine yang jauh lebih sedikit atau justru menjadi lebih sering, terutama pada malam hari. Perubahan tersebut dapat terjadi karena ginjal yang mengalami kerusakan tidak lagi mampu menyaring dan mengatur pembentukan urine secara optimal.

Gejala lain yang juga patut diwaspadai adalah pembengkakan pada kaki atau pergelangan tangan. Pembengkakan terjadi karena cairan yang seharusnya dikeluarkan melalui urine justru menumpuk di jaringan tubuh akibat fungsi ginjal yang menurun. Penumpukan cairan ini menjadi salah satu tanda umum pada gangguan ginjal.

dr. Dion juga menyebut rasa lelah yang terus-menerus meski tidak banyak beraktivitas sebagai salah satu gejala. Hal ini dapat dipicu oleh berkurangnya produksi hormon eritropoietin oleh ginjal yang berfungsi merangsang pembentukan sel darah merah. Akibatnya, penderita dapat mengalami anemia yang memicu tubuh mudah lemas dan cepat lelah.

Selain itu, penderita gangguan ginjal dapat mengalami mual, kehilangan nafsu makan, serta kulit yang terasa gatal tanpa penyebab yang jelas. Gejala tersebut berkaitan dengan penumpukan zat sisa atau racun di dalam darah yang seharusnya dikeluarkan melalui urine. Penumpukan racun tidak hanya mengganggu sistem pencernaan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi kulit.

Tanda lainnya adalah munculnya bau napas menyerupai amonia. Kondisi ini terjadi karena kadar urea dalam tubuh meningkat dan sebagian dikeluarkan melalui napas. Di samping itu, lingkaran hitam di bawah mata juga dapat muncul akibat kombinasi anemia, penumpukan cairan, serta kulit di area bawah mata yang menjadi lebih tipis.

Meski demikian, dr. Dion menegaskan bahwa gagal ginjal memiliki beragam penyebab, salah satunya hipertensi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang. Oleh karena itu, masyarakat yang merasakan beberapa gejala tersebut disarankan untuk tidak menunda pemeriksaan ke tenaga medis. Ia juga mengingatkan bahwa pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk pada usia 20–30 tahun, dapat menjadi langkah penting untuk mendeteksi gangguan ginjal lebih awal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....