Stop! Ini Dia Tanda Tubuh Kelebihan Gula

  • 29 Mei 2026 05:17 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.DI, Kediri- Mengonsumsi makanan atau minuman manis memang nikmat. Terlebih jika merupakan menu favorit. Namun, siapa sangka, dibalik kenikmatan itu tersimpan resiko bagi tubuh kita. Ini menjadi alarm yang harus diperhatian dan tidak boleh menganggapnya sesuatu yang remeh. Waspada terhadap gula bagi kesehatan tubuh kita adalah hal penting, agar resiko berbagai penyakit dapat dicegah.

Tahukah anda, menurut laman resmi Halodok, kadar gula darah normal pada tubuh manusia adalah sekitar 70-100 mg/dL sebelum makan. Sedangkan setelah makan seharusnya kurang dari 180 mg/dL. Apabila kadar gula darah melebihi batas normal secara umum, maka seseorang dapat mengalami hiperglikemia. Sebab, kadar gula darah yang tinggi, merupakan penyebab utama penyakit diabetes.

Lantas, apa saja tanda-tanda tubuh sudah kelebihan gula ? :

1. Mudah lelah. Studi pada Biological Research for Nursing, berjudul Real-Time Associations Between Glucose Levels and Fatigue in Type 2 Diabetes: Sex and Time Effects, peningkatan glukosa dalam tubuh dapat memengaruhi tingkat kelelahan. Banyak orang dengan kondisi tersebut merasa lelah sepanjang waktu terlepas dari seberapa baik mereka tidur, seberapa sehat mereka makan, atau seberapa banyak mereka berolahraga secara teratur.

2. Pendangan kabur/tidak jelas. Studi di National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease dengan judul Diabetic Eye Disease, menyebut tingginya glukosa dapat memicu gangguan mata. Hal ini dikarenakan kadar glukosa yang terlalu tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil pada bagian mata, yang selanjutnya memicu penurunan ketajaman penglihatan. Mengapa hal ini bisa terjadi ? kadar gula darah yang tinggi dapat membuat lensa dalam mata membengkak. Akibatnya, penglihatan menjadi tidak fokus.

3. Sering merasa lapar. Kadar glukosa yang rendah memang bisa membuat nafsu makan seseorang meningkat, tapi kadar gula darah yang tinggi juga demikian.

Seseorang akan sulit merasakan rasa kenyang ketika kadar gula darahnya naik signifikan atau melonjak.

4. Lemas dan memiliki gerak tubuh yang lamban. Gula darah yang tinggi di dalam tubuh akan menimbulkan lonjakan insulin yang memicu berbagai masalah pada tubuh. Salah satunya adalah energi menjadi tidak stabil. Ketika tubuh terlalu banyak mengonsumsi gula, level gula darah juga semakin tinggi sehingga terjadilah pasang-surut energi.

5. Penurunan berat badan yang signifikan. Penurunan berat badan yang penyebabnya bukan karena kondisi kesehatan lain atau diet khusus, bisa menjadi gejala gula darah tinggi. Kondisi ini dapat terjadi akibat gula yang tetap berada dalam darah, namun tubuh tidak mendapatkan bahan bakar yang di butuhkan. Akibatnya, tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk energi. Pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan berat badan secara signifikan tanpa alasan yang jelas

6. Luka lama sulit sembuh. Kadar gula darah tinggi pada seseorang dapat menyebabkan kesembuhan luka menjadi sulit bahkan terhambat. Hal ini diakibatkan karena tingginya kadar gula darah bisa menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah. Kondisi ini membuat sirkulasi darah menjadi terganggu. Karena itu, penting bagi kita untuk memantau dan memeriksakan kadar gula darah secara berkala.

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika terkenal gula darah adalah perbanyak minum air putih rutin guna membantu ginjal mengeluarkan kelebihan gula melalui urine. Olahraga ringan juga membantu meski harus diimbangi pola makan yang lebih sehat. Jika telah memiliki riwayat diabetes tipe 1, maka tingkat kewaspadaan harus lebih tinggi yaitu rutin mengontrol kadar gula supaya tidak memicu kondisi darurat medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....