Jombang Percepat Deteksi TBC Melalui Skrining Masif
- 27 Apr 2026 15:24 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang — Pemerintah Kabupaten Jombang mempercepat deteksi kasus tuberkulosis (TBC) melalui skrining masif yang diperluas ke seluruh puskesmas. Upaya ini difokuskan untuk meningkatkan penemuan kasus sejak dini sekaligus menekan potensi penularan di masyarakat.
Langkah percepatan tersebut dilakukan dengan memperkuat pelaksanaan Skrining Sistematis TBC (SSTB) di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama. Puskesmas menjadi ujung tombak dalam menjangkau kelompok rentan dan populasi berisiko.
Perluasan skrining dinilai penting mengingat capaian penemuan kasus TBC di Jombang sebelumnya belum optimal. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk mengubah pendekatan menjadi lebih aktif dan menyasar langsung masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, menyebut bahwa upaya yang berjalan selama ini masih perlu ditingkatkan agar hasilnya lebih maksimal. “Pendekatan yang sudah dilakukan sebenarnya memberi peluang menemukan lebih banyak kasus, tetapi hasilnya belum optimal. Dengan penguatan skrining secara masif dan dukungan berbagai pihak, kami yakin penemuan kasus bisa meningkat lebih signifikan,” ujarnya, Senin, 27 April 2026.
Ia menambahkan, keterlibatan seluruh puskesmas menjadi kunci dalam memperluas cakupan skrining di lapangan, “Kami ingin seluruh puskesmas terlibat langsung agar cakupan skrining semakin luas dan temuan kasus bisa meningkat tajam. Penanganan TBC tahun ini menjadi fokus utama agar berjalan lebih efektif dan merata,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, skrining dilakukan dengan menyasar masyarakat yang memiliki gejala maupun kelompok dengan risiko tinggi tertular TBC. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat proses identifikasi kasus yang selama ini belum terdeteksi.
| Baca juga: Stok Darah PMI Kediri 424 Kantong |
Selain itu, tenaga kesehatan juga didorong untuk lebih aktif melakukan pelacakan kontak erat guna mencegah penularan lebih luas, “Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi komprehensif dalam pengendalian TBC,” katanya.
Dinas Kesehatan juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait gejala dan pencegahan TBC. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan deteksi dini.
Di sisi lain, penguatan koordinasi antar fasilitas layanan kesehatan terus dilakukan untuk memastikan setiap kasus yang ditemukan dapat segera ditangani sesuai prosedur, “Hal ini termasuk memastikan ketersediaan layanan diagnosis dan pengobatan,” ucapnya.
Dengan langkah skrining masif yang diperluas hingga tingkat puskesmas, pemerintah daerah berharap angka penemuan kasus TBC di Jombang dapat meningkat secara signifikan dalam waktu dekat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung target eliminasi TBC, dengan menekankan deteksi dini sebagai kunci utama pengendalian penyakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....