Persiapan Kepulangan Haji, Kemenhaj Perkuat Sinergi Lintas Sektor
- 15 Jun 2026 21:03 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi menjelang kepulangan 1.259 jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 18 Juni 2026.
Sinergi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan lancar mulai dari embarkasi hingga tiba di daerah asal. Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Jombang, unsur Forkopimda, serta instansi pendukung telah dilaksanakan sejak awal Juni.
"Kami telah menyelesaikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk mematangkan proses kepulangan jemaah. Dukungan armada transportasi maupun pengamanan sudah dipersiapkan sehingga diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana," ujarnya, Senin, 15 Juni 2026.
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan armada transportasi yang disesuaikan dengan jumlah jemaah pada setiap kelompok terbang (kloter). Kloter 60 akan dilayani tiga unit bus dan satu truk pengangkut barang, sedangkan Kloter 61, 62, dan 63 masing-masing difasilitasi sembilan unit bus serta satu kontainer untuk membawa koper jemaah.
"Seluruh kendaraan telah disiapkan berdasarkan kebutuhan masing-masing kloter agar proses perpindahan jemaah beserta barang bawaan dapat berlangsung lebih efektif dan tidak mengalami hambatan di lapangan," jelas Ilham.
Selain menyiapkan sarana transportasi, Kemenhaj Jombang juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah yang masih berada di Arab Saudi. Pemantauan dilakukan secara berkala oleh petugas melalui pemeriksaan kesehatan dan kunjungan langsung ke tempat menginap para jemaah.
"Hingga saat ini kondisi jemaah terpantau baik. Petugas terus melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan seluruh jemaah siap mengikuti proses pemulangan ke Indonesia dalam keadaan sehat," katanya.
Setibanya di Kabupaten Jombang, rombongan jemaah akan disambut di Pendopo Kabupaten Jombang oleh Bupati bersama jajaran Forkopimda dan tamu undangan. Proses penyambutan akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan seluruh pihak.
Panitia juga menerapkan sistem pengaturan akses bagi keluarga penjemput. Setiap jemaah akan memperoleh satu stiker kendaraan untuk memasuki kawasan Alun-alun Jombang, sedangkan masing-masing keluarga mendapatkan satu kartu akses masuk ke Pendopo Kabupaten Jombang.
"Pengaturan akses ini dilakukan agar arus kendaraan dan pengunjung tetap terkendali, sehingga proses penyambutan berlangsung tertib tanpa menimbulkan kepadatan di sekitar lokasi," ucapnya.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, Kloter 60 dan 61 akan tiba di Jombang pada Rabu, 17 Juni 2026, sedangkan Kloter 62 dan 63 dijadwalkan tiba pada Kamis, 18 Juni 2026. Seluruh rangkaian pemulangan diharapkan berjalan lancar sehingga para jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga dengan selamat.
"Kami berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Kabupaten Jombang dalam keadaan sehat dan seluruh proses pemulangan dapat berlangsung dengan aman serta lancar sesuai yang telah direncanakan," kata Ilham.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....