Kembali ke Tanah Air, 17 Jemaah Haji Jombang Terima Bantuan UEA

  • 18 Jun 2026 20:27 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Sebanyak 17 jemaah haji asal Kabupaten Jombang menerima bantuan sosial dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) sesaat setelah kembali ke Tanah Air usai menunaikan ibadah haji 2026.

Bantuan senilai Rp20.815.187,28 untuk setiap penerima tersebut diserahkan secara simbolis dalam rangkaian penyambutan jemaah Kloter 62 dan 63 di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis, 18 Juni 2026.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan yang disalurkan melalui kerja sama Pemerintah UEA dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Secara nasional, bantuan diberikan kepada sekitar 150 jemaah haji Indonesia yang dinilai membutuhkan, dengan total anggaran mencapai sekitar 190 ribu dolar Amerika Serikat atau setara Rp3,3 miliar.

Menurut Gus Irfan, proses penentuan penerima dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi para jemaah. Mereka yang berprofesi sebagai pedagang kecil, petani, hingga pelaku usaha mikro menjadi kelompok yang diprioritaskan agar bantuan dapat memberikan manfaat nyata setelah kembali dari ibadah haji.

"Bantuan ini memang diarahkan kepada jemaah yang memiliki keterbatasan ekonomi, seperti pedagang kecil maupun pekerja sektor informal lainnya, sehingga diharapkan dapat membantu memperkuat kondisi ekonomi mereka setelah pulang dari Tanah Suci," ujar Gus Irfan.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat digunakan sebagai tambahan modal usaha sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima di masa mendatang.

"Kami berharap dana yang diterima bisa dimanfaatkan secara bijak, baik untuk menunjang kebutuhan keluarga maupun mengembangkan usaha yang telah dijalankan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gus Irfan juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 telah dievaluasi dan hasilnya telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan tenaga layanan yang telah bekerja memberikan pendampingan kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan ke Indonesia.

Suasana kepulangan jemaah haji Jombang kloter 62 dan 63 di Pendopo Kabupaten (Foto : RRI/Kusuma)

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan proses pemulangan jemaah berlangsung sesuai jadwal dan berjalan lancar. Kloter 60 dan 61 telah tiba sehari sebelumnya.

"Hingga saat ini tercatat empat jemaah asal Jombang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi dan seluruhnya memperoleh hak perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Ilham.

Dari total 1.263 jemaah haji asal Jombang yang diberangkatkan tahun ini, sebanyak 1.259 orang telah kembali ke daerah asal. Pemerintah Kabupaten Jombang berharap pengalaman spiritual selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi bekal bagi para jemaah untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....