Rangkaian Puncak Haji, Jemaah Jombang Laksanakan Lontar Jumrah di Mina
- 29 Mei 2026 00:47 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Sebanyak 1.261 jemaah haji asal Kabupaten Jombang memasuki tahapan lanjutan puncak ibadah haji di Mina, Arab Saudi. Setelah menyelesaikan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah, jemaah kini menjalani rangkaian lontar jumrah yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah haji.
Jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB 60, 61, 62, dan 63 telah melaksanakan wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026. Selanjutnya, mereka bergerak menuju Muzdalifah pada malam 9 Dzulhijjah untuk menjalani mabit sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina.
Pembimbing Ibadah Kloter SUB 61, Muhajir, mengatakan seluruh proses ibadah yang telah dilaksanakan sejauh ini berjalan lancar. Menurutnya, kondisi jemaah juga cukup baik dan dapat mengikuti seluruh agenda ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Alhamdulillah pelaksanaan ibadah haji hingga saat ini berlangsung lancar. Pelayanan yang diterima jemaah, baik dari sisi akomodasi maupun konsumsi, juga mendukung kenyamanan selama menjalani puncak ibadah haji," ujar Muhajir, Kamis, 28 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pada 10 Dzulhijjah seluruh jemaah telah melaksanakan lontar Jumrah Aqabah yang dilanjutkan dengan tahallul. Sementara pada 11 Dzulhijjah, jemaah kembali melaksanakan lontar tiga jumrah, yakni Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.
"Kemarin seluruh jemaah telah menunaikan lontar Jumrah Aqabah dan tahallul. Hari ini mereka kembali melaksanakan lontar Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah sebagai bagian dari rangkaian ibadah di Mina," katanya.
Muhajir menambahkan, jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB 61 mengambil skema nafar awal. Dengan demikian, setelah menyelesaikan lontar jumrah pada 12 Dzulhijjah, jemaah dijadwalkan kembali ke Makkah untuk melanjutkan tahapan ibadah berikutnya.
"Karena kloter kami memilih nafar awal, setelah menyelesaikan lontar jumrah sesuai jadwal, jemaah akan kembali ke Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah yang tersisa," ucapnya.

Ia berharap seluruh tahapan ibadah yang masih harus dijalani dapat berlangsung lancar hingga akhir. Muhajir juga meminta doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama berada di Tanah Suci.
| Baca juga: Jemaah Haji Kloter 60 dan 61 Tiba di Jombang |
"Kami memohon doa dari masyarakat agar seluruh jemaah haji asal Jombang tetap sehat, mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan petugas kloter, pembimbing ibadah, dan tenaga kesehatan terus melakukan pendampingan kepada jemaah selama fase Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Menurut Ilham, pendampingan dilakukan untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik sekaligus menjaga kondisi kesehatan di tengah cuaca panas yang melanda Arab Saudi. "Sejak sebelum memasuki puncak haji, seluruh jemaah telah mendapatkan pembinaan dan pendampingan secara intensif, baik terkait pelaksanaan ibadah maupun aspek kesehatan," kata Ilham.
Secara umum, kondisi kesehatan jemaah haji asal Jombang dilaporkan dalam keadaan baik. Namun, terdapat satu jemaah dari Kloter SUB 63 yang tidak dapat mengikuti rangkaian Armuzna karena masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. "Saat ini ada satu jemaah yang masih menjalani perawatan medis sehingga tidak dapat mengikuti rangkaian Armuzna. Pelaksanaan ibadah hajinya telah dibadalhajikan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....