Jemaah Haji Jombang Mulai Siapkan Diri Hadapi Puncak Haji Armuzna

  • 14 Mei 2026 19:40 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang tergabung dalam SUB Kloter 61 mulai mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji di Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Persiapan dilakukan melalui pendampingan intensif yang diberikan petugas haji di Makkah, mulai dari pembekalan tata cara ibadah, layanan transportasi, hingga penguatan kondisi kesehatan jemaah di tengah cuaca panas Arab Saudi.

Pendampingan tersebut dikemas dalam kegiatan visitasi edukasi (Visduk) yang dilaksanakan Lintas Tugas dan Fungsi (Lintas Tusi) Sektor IV Mekkah. Dalam kegiatan itu, jemaah memperoleh penjelasan mengenai teknis pelaksanaan ibadah menjelang Armuzna, termasuk alur keberangkatan, layanan distribusi dan transportasi, hingga langkah antisipasi apabila menghadapi kendala selama di Tanah Suci.

Petugas juga memberikan pemahaman terkait pentingnya menjaga kekompakan rombongan dan membawa identitas diri setiap saat. Ketua Rombongan 1 SUB Kloter 61, Zulfikar Damam Ikhwanto Adhim, mengatakan pembinaan tersebut menjadi bekal penting agar jemaah lebih siap menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.

“Tim Sektor IV Makkah memberikan pendampingan langsung kepada jemaah, mulai dari tata cara pelaksanaan ibadah, layanan kesehatan, sampai perlindungan selama berada di Tanah Suci,” ujarnya, Kamis, 14 Mei 2026.

Selain itu, aspek kesehatan menjadi perhatian khusus mengingat suhu udara di Arab Saudi cukup tinggi. Jemaah diimbau menjaga kondisi fisik dengan memperbanyak minum air putih, mengatur pola makan, mengurangi aktivitas di luar hotel, dan memanfaatkan waktu istirahat dengan baik.

Zulfikar menilai kegiatan edukasi tersebut sangat membantu, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan pendampingan lebih intensif. “Adanya pembinaan seperti ini membuat jemaah lebih tenang karena mereka memahami apa saja yang perlu dipersiapkan dan dilakukan selama menjalankan ibadah haji,” katanya.

Salah satu jemaah haji Kloter 61 asal Jombang, Mukti Ali, mengaku pendampingan yang diberikan petugas membuat dirinya lebih memahami tahapan ibadah menjelang Armuzna. Ia menilai penjelasan yang diberikan cukup membantu, terutama terkait teknis pelaksanaan ibadah dan kondisi yang harus diantisipasi selama di Tanah Suci.

“Pembinaan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memasuki puncak haji,” ucapnya.

Ke depannya, layanan pendampingan terhadap jemaah haji asal Kabupaten Jombang akan terus dioptimalkan. Melalui pembinaan dan edukasi yang diberikan petugas haji, diharapkan seluruh jemaah, dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar, tertib, serta tetap menjaga kesehatan hingga seluruh proses rangkaian ibadah selesai dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....