Akreditasi jadi Fokus Peningkatan Mutu Pendidikan di Jombang
- 08 Mei 2026 16:42 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang menjadikan akreditasi sebagai salah satu fokus utama dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong kualitas layanan pendidikan di seluruh jenjang, mulai dari PAUD hingga SMP, agar mampu memenuhi standar penilaian nasional.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menilai capaian akreditasi masih menjadi indikator penting dalam mengukur kualitas tata kelola sekolah, kompetensi tenaga pendidik, hingga kesiapan sarana pembelajaran di setiap satuan pendidikan.
Sekretaris Disdikbud Kabupaten Jombang, Abdul Majid, mengatakan peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kesiapan sekolah menghadapi proses akreditasi. Menurutnya, hasil akreditasi juga berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi menjadi gambaran kualitas layanan pendidikan di sekolah. Karena itu, setiap lembaga pendidikan harus benar-benar mempersiapkan diri secara maksimal,” ujarnya, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong sekolah agar memperkuat manajemen kelembagaan dan kualitas pembelajaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai akreditasi. “Banyak masyarakat yang menjadikan status akreditasi sebagai pertimbangan saat memilih sekolah untuk anaknya. Maka kualitas pendidikan harus terus diperbaiki agar kepercayaan masyarakat juga meningkat,” katanya.
Sementara itu, perwakilan BAN-PDM Provinsi Jawa Timur, Wujiati, dalam kegiatan pembelakan Akreditasi Satuan Pendidikan di Jombang, menegaskan bahwa kesiapan internal sekolah menjadi faktor utama dalam menentukan hasil akreditasi. Menurutnya, proses penilaian tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga konsistensi penerapan standar pendidikan di sekolah.
“Persiapan harus dilakukan sejak awal, mulai dari pembentukan tim hingga kelengkapan administrasi dan bukti pendukung lainnya. Semua itu akan menentukan kesiapan sekolah saat proses visitasi berlangsung,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebelum memasuki tahapan visitasi, satuan pendidikan juga akan menjalani proses pra-akreditasi untuk melihat kesiapan awal sekaligus mengevaluasi kekurangan yang masih perlu diperbaiki. “Pra-akreditasi menjadi tahapan penting karena sekolah dapat mengetahui aspek mana yang masih perlu dibenahi sebelum penilaian utama dilakukan,” ucapnya.
Tahun ini, sebanyak 37 satuan pendidikan di Kabupaten Jombang diproyeksikan mengikuti proses akreditasi. Pemerintah daerah berharap capaian tersebut dapat menjadi bagian dari peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh di Kabupaten Jombang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....