Kemenhaj Kota Kediri Bagikan Koper untuk Calon Jemaah Haji

  • 28 Apr 2026 21:07 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Kemenhaj Kota Kediri Bagikan Koper untuk Calon Jemaah Haji
  • Pembagian koper ini, merupakan salah satu tahapan akhir sebelum jemaah masuk asrama haji

RRI.CO.ID, Kediri - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Kediri membagikan sejumlah koper untuk calon jemaah haji di wilayahnya.

Kondisi ini tampak ketika sejumlah calon jemaah haji Kota Kediri mulai mengambil koper dan perlengkapan haji di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kediri.

Dalam keterangannya Selasa, 28 April 2026, salah satu calon jemaah haji Kota Kediri, Puji Siswanto menyatakan, pada agenda pengambilan koper ini pihaknya datang bersama istrinya di Kantor Kemenhaj Kota Kediri.

"Alhamdulillah, semua syarat sudah lengkap, jadi saya dan istri tinggal ambil pada Senin, 27 April 2026. Petugasnya juga membantu mengarahkan," ujar warga Kelurahan Ngronggo tersebut.

Puji mengaku, proses pengambilan koper berjalan lancar tanpa kendala. Bahkan hal yang sama juga dirasakan oleh sejumlah calon jemaah haji lain.

"Bagi saya, koper ini jadi penanda bahwa hari keberangkatan ke Tanah Suci sudah di depan mata," kata Puji.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kediri, Basyarudin membenarkan, tahapan ini sudah dimulai sejak Senin 27 April 2026 dan akan berlangsung beberapa hari ke depan. Ia menyebut pembagian dilakukan bertahap agar tidak terjadi penumpukan jemaah.

"Yang dibagikan bukan cuma koper utama. Ada juga koper kabin, tas tenteng kecil, dan tas khusus untuk menyimpan paspor serta dokumen penting. Semua perlengkapan itu berlogo resmi haji Indonesia," kata Basyarudin.

Basyarudin menekankan, pentingnya jemaah mematuhi aturan barang bawaan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Aturan ini demi kelancaran dan keselamatan selama penerbangan dan ibadah.

"Kami imbau jangan bawa barang terlarang ke dalam koper atau tas kabin," tegasnya.

Ia merinci, beberapa barang yang dilarang masuk kabin maupun bagasi. Mulai dari benda tajam seperti gunting, silet, pisau kecil, hingga cairan atau sabun dengan kemasan di atas 100 ml.

"Kalau ketahuan di bandara, bisa disita dan menghambat proses keberangkatan," kata Basyarudin.

Pembagian koper ini, lanjut Basyarudin, merupakan salah satu tahapan akhir sebelum jemaah masuk asrama haji. Setelah semua perlengkapan diterima, jemaah tinggal menunggu jadwal manasik pemantapan dan pemberangkatan kloter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....