Pemeriksaan Kesehatan Tentukan Istitaah Jemaah Calon Haji

  • 08 Jan 2026 16:06 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Agar dapat dinyatakan mampu (istitaah) Jemaah Calon Haji (JCH) harus mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan, yang dimulai dari deteksi dini penyakit tidak menular, seperti gula darah dan tekanan darah. Terdapat empat jenis istitaah bagi jemaah yaitu memenuhi syarat istitaah, memenuhi syarat istitaah dengan pendampingan obat, tidak memenuhi syarat istitaah sementara dan tidak istitaah.

Penanggung jawab program haji, Puskesmas Pare, Sri Wulan Rohani, S.Kep. Ns. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Kamis (8/1/2026) menjelaskan pada musim haji 2026, pemeriksaan fisik jemaah menjadi prioritas utama. Di Puskesmas Pare terdapat sekitar 65 calon jemaah haji, semua dinyatakan istitaah dan istitaah dengan pendampingan.

“Pemeriksaan kesehatan memang difokuskan, karena ibadah haji itu adalah ibadah fisik. Fisik calon jemaah haji diprioritaskan, dimana untuk tahun ini yang membedakan dengan tahun sebelumnya adalah untuk para calon jemaah haji yang menggunakan kursi roda itu termasuk yang tidak istitaah,” ucapnya.

Sementara Yunan El Hadawi salah satu jemaah haji cadangan Kabupaten Kediri yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Pare mengatakan, dengan adanya Kementrian Haji dan Umrah di daerah diharapkan pelayanan haji 2026 semakin baik, terutama bagi jemaah lansia. Ia dan istri mendaftar haji tahun 2012 dengan estimasi pemberangkatan tahun 2027, namun dengan adanya penambahan kuota haji, dirinya masuk dalam jemaah cadangan pemberangkatan haji 2026. 

“Jujur kaget, karena kami masuk dalam tahap kedua ini, karena kalau dari estimasi kan di 2027. Ya semoga pelayanannya jauh lebih baik dari yang sebelumnya, karena melihat rata-rata calon jemaah haji usianya sudah tua, jadi pelayanan yang lebih humanis,” ujarnya.

Sri Wulan Rohani menambahkan bagi jemaah calon haji yang dinyatakan tidak memenuhi syarat istitaah sementara, dimungkinkan dapat istitaah dengan melakukan pengobatan. Ia mencontohkan jemaah yang memiliki penyakit TBC jika telah melakukan pengobatan selama dua bulan, dimungkinkan dapat dinyatakan istitaah.

Jemaah calon haji yang telah dinyatakan istitaah dianjurkan menjaga kesehatan dengan malakukan olahraga rutin, memperbanyak konsumsi buah dan sayur sembari menunggu keberangkatan. 


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....