Kesehatan Jemaah dan Armuzna Jadi Evaluasi Haji 2025

  • 29 Jul 2025 13:18 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Kesehatan Jemaah Haji sebelum keberangkatan dan pra Armuzna, menjadi evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 2025. Secara umum pelaksanaan haji Kabupaten Kediri berjalan dengan lancar dan terdapat dua jemaah haji yang meninggal dunia di tanah suci. Jumlah jemaah haji Kabupaten Kediri yang berangkat di tahun 2025 sebanyak 1.028 orang.

Abdul Kholiq Nawawi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Kementerian Agama, Kabupaten Kediri, Selasa (29/72025), menyampaikan, dalam pelaksanaan haji 2025 masih menyisakan satu kegiatan yaitu tasyakuran haji. Sesuai koordinasi dengan Bagian Kesra Pemerintah Kabupaten Kediri tasyakuran haji akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025.

“Kemarin evaluasi yang dilaksanakan di Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur banyak sekali, terutama kalau kita mengevaluasi proses pelaksanaan pra Armuzna. Karena memang tugas kita di daerah adalah proses persiapan, sehingga proses-proses ini akan menjadi evaluasi terutama tentang kesehatan haji sebelum keberangkatan. Dengan evaluasi diharapkan jemaah haji yang meninggal di tanah suci dapat di minimalisir,” ujarnya.

Ia menambahkan penataan Ketua Regu (Karu), dan Ketua Rombongan (Karom), dalam pelaksanaan haji juga menjadi evaluasi. Karu dan Karom yang telah ditata sedemikian rupa, terjadi permasalahan karena keberangkatan haji tahun 2025 disesuaikan dengan Syarikah oleh pemerintah Arab Saudi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut kedepan proses penentuan kloter sesuai dengan Ta'limatul Hajj (peraturan atau pedoman resmi) terkini dari pemerintah arab Saudi. Kementrian Agama Kabupaten Kediri tetap berpijak pada semua kelompok masyarakat dalam penentuan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) maupun kloter jemaah haji.

“Tasyakuran haji 2025 Kementrian Agama kabupaten Kediri akan membagikan buku biodata dan piagam manasik haji bagi semua jemaah haji. Kegiatan tasyakuran haji juga untuk menjaga kemabruran jemaah haji Kabupaten Kediri pemberangkatan tahun 2025,” katanya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....