Usai Armuzna, Jemaah Kloter 46 Kediri Tawaf Ifadhah
- 09 Jun 2025 18:52 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Setelah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jemaah haji kloter 46 asal Kabupaten Kediri kini memasuki tahapan berikutnya dengan melaksanakan Tawaf Ifadhah di Masjidil Haram, Makkah.
Tawaf Ifadhah merupakan salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan. Dalam prosesi ini, para jemaah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali sebagai bentuk kepatuhan dan penghambaan kepada Allah SWT. Tawaf ini dilaksanakan setelah jemaah menyelesaikan wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, serta melempar jumrah di Mina.
Burhanul Mursalin Ketua Kloter 46 jemaah haji Kabupaten Kediri saat dihubungi RRI, Senin (9/6/2025) menyampaikan saat ini jemaah telah berada di hotel daerah Misfalah, Makkah Al Mukarramah. Secara umum layanan haji tahun 2025 sudah baik, namun terdapat beberapa kendala tentang tidak berkumpulnya jemaah haji dengan kloter yang semestinya. Sehingga dalam pelaksanaan ibadah haji kloter berubah menjadi kafilah Indonesia.
“Rangkaian hajinya sudah selesai, ini baru melaksanakan Tawaf Ifadhah dan sekarang tinggal nunggu kapan jadwal pemulangan. Kita kloter 46 pulangnya tanggal 24 Juni masih ada sekitar 15 hari jemaah ada yang belanja, ada yang istirahat dulu kemudian umrah sunah. Nanti sebelum kita berangkat nanti ada Tawaf Wada,” ujarnya.
Ia menambahkan jumlah jemaah haji kloter 46 yang diberangkatkan dari Kabupaten Kediri sebanyak 53 orang, sedangkan pada saat Armuzna terdapat sekitar 125 jemaah haji. Secara umum kondisi jemaah kloter 46 dalam keadaan sehat, namun pada saat kegiatan Armuzna yaitu hari Arafah terdapat satu jemaah haji dari Bitar yang tergabung dalam kloter 46 atas nama Nurilah meninggal dunia.
Sesuai jadwal jemaah kloter 46 Kabupaten Kediri akan meninggalkan Makkah pada tanggal 24 Juni 2025 pukul 16.50 WAS dan tiba di tanah air pada Tanggal 25 Juni 2025 pukul 10.40 WIB. “Dalam menunggu kepulangan, jemaah haji diimbau agar selalu membawa identitas ketika melakukan aktivitas diluar hotel. Jika jemaah merasa tersesat maka diarahkan untuk meminta bantuan kepada Petugas Haji Indonesia yang mengenakan seragam warna biru,” imbuhnya.
Burhanul Mursalin berharap kepada seluruh jemaah haji kloter 46 agar dapat memanfaatkan waktu sekitar 15 hari sebelum kepulangan dengan sebaik-baiknya untuk beribadah dan berbelanja oleh-oleh secukupnya karena berat koper maksimal 32 kg.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....