Prosesi Pendorongan Jamaah Haji Kediri Dari Arafah-Mina Lancar

  • 07 Jun 2025 16:55 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Jamaah calon haji Kafilah SUB 03 Kota Kediri memastikan prosesi

pendorongan jamaah dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina berlangsung lancar.

"Alhamdulillah semua jamaah Kafilah SUB 03 Kota Kediri yang melakukan perjalanan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina semuanya aman dan lancar," kata Ketua Kloter 3 SUB, Khoiruk Anam, saat dihubungi dari Kediri, pada Sabtu (7/6/2025).

Menurutnya, kelancaran tahapan pergeseran jamaah dari Arafah hingga Mina juga dirasakan dengan baik oleh jamaah yang murur dan risiko tinggi (risti). Bahkan mereka dan para pendampingnya sudah terangkut semua oleh armada pada pukul 22.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Saat itu saya ikut trip terakhir 03 dan memang perjalanan tersebut macet luar biasa. Bahkan kami, pada jarak 3,5 Km dari Mina diturunkan dan melanjutkan perjalanan ke Mina dengan jalan kaki," kata Khoirul.

Kemudian, kata Khoirul, sewaktu tahap ibadah jamarot di Tanah Suci, pada saat itu kondisi cuaca sangat panas hingga 45 derajat Celsiun. Dampaknya, ada beberapa jamaah yang sempat kelelahan dan pingsan.

"Namun setelah istirahat beberapa saat, jamaah yang pingsan dan lelah ini bisa kembali membaik," katanya.

Untuk saat ini, imbuh Khoriul, semua jamaah kafilah SUB 03 sudah berada di Mina. Bahkan mereka tengah beristirahat dan melakukan serangkaian ibadah di dalam tenda di Mina.

"Lalu, pada kemarin (6/6/2025) ada satu orang jamaah kloter 46 yang menjadi kafilah kloter SUB 03 tengah dirawat di Klinik Mina. Kami doakan semoga kondisinya segera pulih dan lekas beribadah kembali," katanya.

Adapun total jamaah di Kloter 03 SUB sebanyak 379 orang dan 1 orang di antaranya meninggal dunia. Selain itu, jamaah di kursi roda 8 orang, pakai tongkat 2 orang. Lalu, jamaah risiko tinggi karena menderita hipertensi 93 orang, penyakit jantung 21 orang, hiperlipide 53 orang, diabetes melitus 42 orang, dan gastritis 33 orang.

Sementara itu, Gus Fikri, salah satu jamaah calon haji di Kloter 5 SUB Kabupaten Kediri, membenarkan, jika kemarin suasana perjalanan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina sangat padat.

"Namun dari laporan teman-teman kami di sini, semua jamaah dari Kabupaten maupun Kota Kediri aman," katanya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun pada 10 Dzulhijah ini sejumlah jamaah calon haji banyak yang terlunta-lunta di jalanan tanpa tahu arah dan tujuan.

Kondisi tersebut karena keterbatasan armada bus dari Muzdalifah menuju Mina, sehingga para jamaah termasuk yang berusia lanjut akhirnya meneruskan perjalanan mereka dengan jalan kaki. Padahal, umumnya jamaah tersebut tidak tahu bahasa asing, dan juga minim pendampingan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....