Polres Kediri Ungkap Pengeroyokan, Motif Sepele Tanya "Kelompok Mana"

  • 26 Sep 2025 17:26 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Polres Kediri Kota mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang dipicu motif sepele tersinggung saat bertanya asal kelompok.

Kejadian yang menimpa korban berinisial RAS (21) di Banyakan, Minggu dini hari (21/9/2025), ini menyeret lima tersangka, di mana empat di antaranya masih anak di bawah umur atau Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana, menjelaskan kronologi miris tersebut. Korban dan temannya saat itu berpapasan dengan kelompok pelaku sepulang membeli kopi.

"Waktu itu salah satu pelaku tiba-tiba mencegat dan menanyakan, 'cah opo we?' (anak/kelompok apa kamu?)," kata AKP Cipto, Jumat (26/9/2025).

Pertanyaan bernada konfirmasi kelompok tersebut, rupanya membuat kelompok pelaku merasa tersinggung. Tanpa pikir panjang, mereka langsung melancarkan serangan brutal. Korban RAS dikeroyok dan diserang menggunakan tangan kosong hingga berbagai senjata.

Setelah dilakukan penangkapan, polisi berhasil menciduk kelima tersangka di rumah masing-masing, dengan peran yang berbeda-beda dalam penganiayaan tersebut.

Fakta mengejutkan terungkap hanya satu tersangka yang berstatus dewasa, sementara empat lainnya adalah ABH. Sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak, hanya tersangka dewasa yang ditampilkan dalam konferensi pers.

Saat ini, kelima tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan Pasal 170 ayat (2) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pengeroyokan, yang salah satunya mengakibatkan luka. Kasus ini menjadi alarm betapa rentannya gesekan antar kelompok yang berujung pada aksi kekerasan fatal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....