Pemudik di Jombang Jadi Korban Begal di Bypass Mojoagung

  • 30 Mar 2025 17:43 WIB
  •  Kediri

KBRN, Jombang: Seorang pemudik bernama Dwi Nur Iman (24), warga Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang, mengalami insiden perampokan saat melintas di jalan bypass Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang, pada Sabtu (29/3/2025) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam kejadian ini, tas miliknya yang berisi uang tunai Rp 8.000.000 dan sebuah ponsel berhasil dirampas oleh pelaku.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan. Beberapa ciri pelaku serta kendaraan yang digunakan telah teridentifikasi.

"Pelaku berhasil membawa kabur tas korban yang berisi uang tunai Rp 8.000.000 dan satu unit ponsel senilai sekitar Rp 2.000.000," kata Kompol Yogas pada Minggu (30/3/2025).

Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian berencana meningkatkan patroli keamanan di sepanjang jalur bypass, terutama saat malam hingga dini hari, guna mencegah kejadian serupa selama musim mudik.

“Kami akan terus memperketat patroli agar para pemudik merasa lebih aman dan kejadian seperti ini tidak terulang,” tutupnya.

Sementara, menurut keterangan korban, sebelum kejadian dirinya baru saja mengambil uang dari ATM di kawasan Mojoagung lalu hendak pulang ke kampung halamannya. Namun saat perjalanan, ia merasa dibuntuti oleh enam orang pelaku yang mengendarai tiga sepeda motor. Saat memasuki jalur cepat bypass, korban tiba-tiba dipepet oleh dua orang yang berboncengan.

"Saya merasa ada yang mengikuti dari belakang, lalu mereka mendekat dan memepet saya. Karena curiga, saya berhenti, tapi tiba-tiba mereka merampas tas saya," ujar Dwi Nur Iman setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Miagan, Mojoagung.

Korban berusaha mempertahankan barang bawaannya, namun kalah jumlah dan harus menghadapi ancaman senjata tajam. Upayanya untuk melawan justru membuatnya mengalami luka di tangan dan kaki akibat sabetan senjata tajam para pelaku.

“Saya mengunci setang motor, tapi mereka tetap merebut tas saya. Saya berusaha merebutnya kembali, tapi malah dibacok,” ungkapnya.

Keberuntungan masih berpihak padanya ketika lampu kendaraan lain menyinari lokasi kejadian, membuat para pelaku buru-buru melarikan diri ke arah utara tanpa sempat membawa sepeda motor korban. Warga yang menyaksikan insiden itu segera memberikan pertolongan dan membawanya ke kantor polisi untuk membuat laporan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....