Stabilisasi Harga, DKPP Kabupaten Kediri Gelar GPM 19 Titik

  • 10 Feb 2026 14:04 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Untuk menstabilkan fluktuasi harga sembako, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri memperluas Gerakan Pangan Murah (GPM) di 19 titik. "Upaya ini kami lakukan dengan tujuan menekan gejolak harga bahan pangan menjelang Bulan Suci Ramadan tahun 2026," kata Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, saat meninjau GPM di Lapangan Sumberbahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, pada Selasa, 10 Februari 2026.

Tutik menjelaskan, agenda GPM tersebut dilaksanakan sejak 10 Februari hingga 13 Maret 2026. Adapun lokasinya menyebar di sejumlah desa yang berada di 26 kecamatan se-Kabupaten Kediri.

"Nanti setelah dari Kecamatan Puncu ini, maka GPM pada Rabu, 11 Februari 2026 diadakan di Kantor Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Lalu, pada akhir GPM yang berlangsung pada 13 Maret 2026 akan diadakan di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri," kata Tutik.

Sementara itu, dalam pelaksanaan GPM di Kecamatan Puncu selama satu hari itu pihaknya menjamin ketersediaan pangan yang disesuaikan kebutuhan masyarakat. Terlebih, petugas DKPP setempat dibantu dengan pihak terkait telah membawa 2 Ton beras, 300 Kilogram gula pasir, 200 Kilogram telur ayam ras, dan masing-masing 50 Kilogram Bawang Merah maupun Bawang Putih.

"Terkait harga jual di GPM, kami pastikan harganya terjangkau oleh konsumen. Sebab, semua komoditas tersebut dilepas dengan harga di bawah harga pasaran," katanya.

Ia melanjutkan, harga beras di GPM juga dilepas dengan harga di bawah HET. Masing-masing, untuk beras SPHP dijual seharga Rp57.000 per sak (kemasan ukuran 5 Kilogram), dan beras jenis premium Rp74.500 per sak (kemasan 5 Kilogram). 

"Di pasaran harga telur ayam ras dijual Rp29.000 per Kilogram atau naik dibandingkan harga Senin, 9 Februari 2026 seharga Rp27.000 per Kilogram, sedangkan di agenda GPM dijual seharga Rp27.500 per Kilogram," katanya.

Tak hanya itu, jelang Ramadan saat ini pantauan stok minyak goreng juga aman. Seperti yang dijual di GPM, ditawarkan Rp15.700 per liter dan dipastikan dilepas di bawah HET. Kemudian, gula pasir dijual seharga Rp15.000 per Kilogram, dan dijamin lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

"Untuk gula pasir, kami didukung oleh pasokan dari Pabrik Gula. Jika hari ini di GPM Kecamatan Puncu, kami dibantu dengan PG Pesantren, dan pada GPM selanjutnya dengan PG lainnya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....