Dispertabun Kediri Fokus Swasembada Tiga Komoditas Utama
- 16 Jan 2026 07:37 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri pada tahun 2026 tepat fokus pada swasembada pangan berkelanjutan terutama padi. Selain itu juga akan fokus pada swasembada gula dan jagung. Sehingga Dispertabun tetap mengupayakan penyiapan infrastruktur, sarana dan prasarana pertanian.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dispertabun Kabupaten Kediri, Arahayu Setyo Adi, Kamis, 15 Januari 2026, menjelaskan penyiapan sarana telah dilakukan seperti ketersediaan pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan). Prasarana lainnya yaitu dengan penyiapan infrastruktur pertanian berupa jaringan irigasi tersier, irigasi perpompaan dan jalan usaha tani.
“Support dari Kementrian Pertanian cukup besar terkait dengan upaya pencapaian ketahanan pangan,” ujarnya.
Pada tahun 2025 Dispertabun Kabupaten Kediri mendapatkan bantuan puluhan alsintan berupa traktor. “Kita dapat sekitar 51 Traktor Roda 4 (TR4) dan juga 15 Traktor Roda 2 (TR2) dari Kementrian Pertanian, rencananya akan dilakukan pembagian langsung oleh Mas Bupati ke kelompok tani penerima,” ucapnya.
Sementara Supeno, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Plemahan, Kabupaten Kediri mengatakan di tahun 2026 pihaknya mendapatkan bantuan alsintan Traktor Roda 4 (TR4) dua unit. Untuk bantuan alsintan nantinya akan dikelola oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) petani milenial yang telah mengikuti pelatihan magang usaha tani.
“Kalau disini kita upayakan, kita sudah membentuk KUB dari petani milenial, harapannya dengan di backup petani milenial, petani muda saat ini agar lebih bersemangat. Nantinya bantuan alsintan bisa dimanfaatkan oleh seluruh kelompok tani, artinya ketika mereka mencari sewa sudah tidak terlalu jauh lagi,” ucapnya.
Arahayu Setyo Adi menambahkan, tahun 2026 alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Kediri mengalami kenaikan sekitar 2,6 persen untuk Urea, sedangkan pupuk npk terdapat kenaikan sekitar 7 persen. Setiap tahun akan dilakukan evaluasi, dan jika ketersediaan pupuk masih kurang ditingkat petani, maka pemkab kediri akan mengajukan alokasi tambahan ke provinsi jawa timur.
Diharapakan ketersediaan pupuk yang ada dapat mencukupi kebutuhan petani kabupaten kediri hingga semester pertama tahun 2026
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....